Gempa 5,6 SR Bantul Ternyata Picu Gempa di Manggarai

oleh -Dibaca 750 kali
Ilustrasi gempa Pacitan. (Foto : IST)
Ilustrasi gempa Pacitan. (Foto : IST)

Pacitanku.com, BANTUL – Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun gempa Bantul pada Rabu malam (11/11), ternyata mampu memicu gempa lain. Beberapa menit usai gempa Bantul terjadi gempa di Manggarai Barat.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas 1 Sumawan di Kupang mengatakan, gempa Manggarai Barat terjadi pada pukul 19.07.57 WITA. Gempa ini hanya berjarak 22 menit dari gempa Bantul yang terjadi pada pukul 18:45:25 WIB. “Sesaat setelah gempa Bantul terjadi Gempa berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR) di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT),” ujar Sumawan.

Menurut Sumawan gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa.  Seperti diketahui gempa bumi berkekuatan 5.6 SR terjadi di Bantul, Provinsi DI Yogyakarta, Rabu malam pukul 18:45:25 WIB. Pusat gempa berada di 120 km barat daya Bantul.

Meski tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil ini gempa ini sempat menimbulkan kepanikan masyarakat. Getaran akibat gempa berlangsung sekitar 10 detik. Tidak hanya warga Yogyakarta, getaran gempa juga dirasakan warga Kabupaten Magelang dan bahkan Brebes. Sejumlah warga sampai berlarian karena takut dampak gempa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan guncangan gempa terasa keras di daerah-daerah selatan Provinsi DIY, Jawa Tengah, sebagian Jawa Barat dan Jawa Timur. “Laporan yang kami terima masyarakat merasakan guncangan cukup keras. Namun gempa ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Sutopo.

Sutopo menjelaskan wilayah yang merasakan guncangan gempa meliputi Ciamis bagian selatan, Cilacap, Purworejo, Kebumen, Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Klaten, Boyolali, Wonogiri, Wates, Bantul, Wonosari, Kota Yogyakarta, Pacitan dan Trenggalek. Rata-rata gempa dirasakan selama 10-15 detik.

Disebutkan masyarakat yang tinggal di pantai utara Jawa Tengah juga merasakan guncangan gempa meski dengan intensitas lemah. Yakni Pekalongan, Semarang, Jepara, Kudus, Cirebon, Semarang, Solo dan lainnya.

“Kami juga menerima laporan gempa terasa sampai Bandung. Namun belum ada laporan korban dan kerusakan akibat gempa tersebut. Berdasarkan intensitas gempa,” kata dia. (RAPP002)