Pengemudi Ngantuk, Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas

oleh -Dibaca 1.768 kali

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) berujung maut kembali terjadi di jalur kabupaten Pacitan, tepatnya di Jalan alternatif Pacitan-Solo kilometer 7, Dusun Ngadirejan, Desa Sumber Kecamatan Pringkuku, Sabtu (7/11/2015) sekitar pukul 11.00 WIB.

Laka lantas tersebut melibatkan sebuah mobil Daihatsu Gran Max hitam dengan plat nomor AG 1253 GT yang dikemudikan Ahmad Zubaidi (20), warga Kediri yang tergabung dalam rombongan mahasiswa semester V dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri dan sepeda motor Yamaha Vixion hitam milik Irvan Dedy Prasetyo (15), pelajar SMK II Pacitan kelas X dengan alamat  RT/RW 02/03, Dusun Sempon Desa Tamanasri Pringkuku dengan plat nomor AE 2603 XW. Akibat laka lantas tersebut, menyebabkan Dedy meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pacitanku.com di TKP, laka lantas tersebut berawal saat Dedy melintas di lingkungan Sumber dari arah Pacitan. Namun nahas, dari arah berlawanan, tepatnya dari arah barat, melaju mobil Daihatsu Gran Max dengan kecepatan cukup tinggi dan dikemudikan oleh sopir dengan kondisi mengantuk.

laka3
Laka lantas di Pringkuku. (Foto: Bambang/Pacitanku.com)

Mobil Daihatsu Gran Max  dari STAIN Kediri tersebut adalah rombongan mahasiswa yang usai berwisata di Pantai Klayar dengan penumpang sebanyak tujuh orang. Saat melintas di TKP, karena kondisi sopir yang mengantuk mengantuk, mobil tidak bisa dikendalikan dengan sempurna dan tidak pindah jalur dan akibatnya, mobil pun menabrak sepeda motor Yamaha Vixion yang dikemudikan Deddy.

Menurut keterangan kanit laka lantas Kepolisian Resor Pacitan, IPDA Sugeng Rusly Muslan, SH, kepada Pacitanku.com, penyebab sementara laka lantas tersebut adalah pengemudi mobil yang mengantuk.

“Mobil dikemudikan oleh Ahmad Zubaidi,  mahasiswa jurusan Tarbiyah STAIN Kediri berpenumpang 7 orang dari pantai klayar menuju ke Pacitan dengan tujuan Kediri. Ketika memasuki jalan Km 7 masuk kota Pacitan kendaraan melaju ke arah kanan melewati jalur berlawanan arah, dan dari arah berlawanan melaju kendaraan sepeda motor yamaha vixion  yang berjalan pada lajurnya dan terjadi tabrakan mengakibatkan pengendara sepeda motor terpelanting ke pekarangan rumah dan pengendara ke teras rumah dan kendaraan roda empat berhenti setelah menabrak pagar dan pohon di tepi jalan,” ungkapnya.

Dedy yang merupakan siswa jurusan Perikanan di SMKN II Pacitan ini pun tewas seketika di TKP karena benturan yang cukup keras antara sepeda motor dan mobil, padahal Deddy mengendarai sepeda motor dengan cukup pelan. Sebelum tertabrak, Deddy sudah berada di pinggir jalan, namun karena sang sopir mobil dalam keadaan ngantuk, Deddy  ditabrak mobil dari depan dengan cepat hingga terpental ke teras warga.

Tak berhenti sampai disitu, mobil tersebut juga menabrak pagar  milik warga dan mobil baru berhenti setelah menabrak pembatas jalan. Selain mengakibatkan tewasnya pelajar SMK, laka lanta tersebut juga mengakibatkan body dan kaca depan mobil ringsek dan kaca pecah. Ban mobil pun patah akibat kerasnya tabrakan yang terjadi. Satu penumpang mobil mengalami luka di bagian bibir dan terlihat shock atas peristiwa ini.

“Akibat kecelakaan ini, juga mengalami kerugian materi Rp 3 juta, sementara jajaran kami melakukan olah TKP, kemudian mengamankan barang bukti, mencatat saksi dan melakukan pengaturan arus lalin,”tandasnya.

Sementara, jenazah Dedy pun sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pacitan untuk dilakukan aotupsi dan kemudian diantarkan kepada keluarga usai dibawa ke RSUD Pacitan. Jenazah Dedy pun diantarkan ke rumah di Tamanasri, Pringkuku dengan diiringi mobil dari SMKN II Pacitan. (BSPP005)