Angka Kemiskinan di Pacitan Turun 0,92 Persen

oleh -102.074 views
Indartato kunjungi warga miskin Pacitan. (Foto : humas Pemkab)
Indartato kunjungi warga miskin Pacitan. (Foto : humas Pemkab)
Indartato kunjungi warga miskin Pacitan. (Foto : humas Pemkab)
Indartato kunjungi warga miskin Pacitan. (Foto : humas Pemkab)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan, Drs H Indartato, MM menyampaikan bahwa kesejahteraan masyarakat Pacitan semakin bertambah seiring semakin turunnya angka kemiskinan di Pacitan.

Menurut Bupati Indartato, angka kemiskinan di Pacitan terus mengalami penurunan sebesar 0,92 persen. Pada tahun 2013, angka kemiskinan mencapai 16,66 persen, sedangkan pada tahun 2014, angka kemiskinan turun menjadi 15,74 persen.

Hal itu disampaikan Bupati dalam sidang Paripurna DPRD, Rabu (18/03) dengan agenda Penyampaian  Nota  Bupati atas LKPJ tahun 2014. Selain angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi naik 0,48 persen dan indek pembangunan manusia (IPM) naik 0,36 persen.

Dalam menjalankan programnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menghemat sebesar 7,8 persen tahun 2014. Dari perhitungan target belanja  sebesar Rp. 1 triliyun 304 milyar lebih, dapat terealisasi sebesar Rp. 1 triliyun 202 milyar lebih.

“Sementara itu pendapatan daerah tahun 2014 justru melebihi ekspektasi yang dibebankan. Dari  target awal Rp. 1 triliyun 233 milyar lebih, terealisasi sebesar Rp. 1 triliyun 260 milyar lebih, atau 102,17 persen. Capaian itu meningkat 18,78 persen jika dibanding periode sama tahun sebelumnya,” jelas Bupati di depan anggota DPRD, dilansir dari laman resmi SKPD Pacitan.

Dikatakan Bupati, meski bisa menghemat hingga 7,8 persen, namun pembangunan di Pacitan tetap berjalan dengan baik. “Banyak capaian yang berdampak pada kepuasan masyarakat, meski masih ada segelintir persoalan yang masih membutuhkan perhatian,” paparnya.

Dikatakan Indartato, kepuasan masyarakat itu menurut Bupati Indartato dapat dilihat dari beberapa capaian indikator makro. PDRB  Kabupaten Pacitan tahun 2014 mencapai Rp. 1 triliyun 989 milyar lebih, naik 6,58 persen dibanding tahun 2013.

“Pendapatan perkapita juga mengalami kenaikan sebesar 14,67 persen, jika tahun 2014 sebesar Rp. 9, 4 juta lebih, tahun sebelumnya baru Rp. 8,5 juta lebih,” pungkasnya. (riz/RAPP002)