Republik Kepulauan Fiji Tertarik Adopsi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Pacitan

oleh -101.337 views
Dubes Fiji saat mengunjungi Pacitan, berkesempatan menyantap nasi pecel Pacitan. (Foto : Doc. Info Pacitan)
Dubes Fiji saat mengunjungi Pacitan, berkesempatan menyantap nasi pecel Pacitan. (Foto : Doc. Info Pacitan)
Dubes Fiji saat mengunjungi Pacitan, berkesempatan menyantap nasi pecel Pacitan. (Foto : Doc. Info Pacitan)
Dubes Fiji saat mengunjungi Pacitan, berkesempatan menyantap nasi pecel Pacitan. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN—Pemberdayaan eonomi masyarakat di kawasan pesisir yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pacitan, bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kelautan dan Perikanan mendapat perhatian dari negara Republik Kepulauan Fiji.

Menurut Bambang Marhaendrawan, kata Pengelolaan Sumber Daya Kelautan (PSDK) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pacitan, ketertarikan tersebut ditandai dengan kehadiran duta besar mereka, Seremaia Tui Cavuilati ke Kabupaten Pacitan, akhir pekan lalu, untuk mempelajari konsep pemberdayaan di kampung halaman presiden SBY itu.

Lokasi tersebut, salah satu di antaranya adalah industri tahu tuna. Menurut penjelasan Bambang, produk tahu tuna yang dihasilkan oleh industri rumahan milik Sukiran yang terletak di sekitar kawasan Pantai Teleng Ria, Kecamatan Pacitan ini bahkan menjadi salah satu model pemberdayaan paling sukses.

“Dulu omzet sehari industri tahu tuna milik Pak Sukiran ini hanya sekitar Rp50 ribu, kini sudah melambung jauh hingga kisaran Rp30 juta per hari,” tuturnya, dilansir dari Kantor berita Antara, sabtu (6/9/2014).

Dikatakan Bambang, keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir di daerahnya tidak lepas dari pemetaan rantai pasar serta modernisasi sistem pengelolaan usaha di kawasan pesisir.

“Pemerintah telah mencanangkan program kawasan minapolitan, yaitu konsep manajemen ekonomi kawasan berbasis kelautan dan perikanan. Jadi di sini yang menjadi penggerak adalah sektor kelautan,” kata Bambang.

Perhatian Pemerintah Fiji terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir karena negara yang beribu kota Suva tersebut memiliki banyak kepulauan seperti Indonesia.”Cepatnya perkembangan tersebut sebagai ‘multiplayer effect’ pembangunan bidang kelautan membuat Fiji tertarik mengadopsinya,” pungkasnya.

Redaktur : Robby