Indahnya Pahatan Alam dan Gelambir Raksasa Goa Somopuro

oleh -Dibaca 5.177 kali
Goa Somopuro (Foto : Komunitas Pacitan)
Goa Somopuro (Foto : Komunitas Pacitan)

Pacitanku.com, TULAKAN—Selain goa yang terdapat di kawasan barat Pacitan seperti di Punung dan Donorojo, keindahan goa Pacitan juga terdapat di bagian timur Pacitan, yaki di Kecamatan Tulakan. Goa indah yang belum terlalu terkelola dengan baik di Tulakan adalah Goa Somopuro, yang terletak di Desa Bungur, Tulakan. Jika ditempuh dari pusat kota sekitar 30 Km.

Seperti halnya dengan karakteristik goa lainnya di Pacitan, Goa Somopuro memiliki ciri khas yang menarik untuk kita gali lebih dalam. Menyusuri sepanjang jalur goa, Nampak stalagmite dan stalagtit bergelantungan mirip dengan selambu raksasa dan dipahat sedemikian eloknya. Inilah pemandangan Goa Somopuro.

Pemandangan batuan khas goa di Pacitan itu akan semakin lengkap jika terpantulkan cahaya warna – warni, maka yang muncul adalah lekukan – lekukan batu besar yang bisa memanjakan siapapun yang memandang. Sementara keindahan lekukan – lekukan batuan goa Somopuro ini dipastikan terbentuk dari pahatan alam yang terjadi selama kurun waktu beberapa puluh tahun.

Di Goa Somopuro ini juga terdapat beberapa sendang yang berasal dari tetesan air dari bebatuan goa. Dengan airnya yang masih dingin, sendang – sendang alami ini menambah “fasilitas” yang terdapat di goa ini.

Menurut cerita penduduk setempat, keberadaan goa Somopuro ini ditemukan sekitar abad ke 18 masehi. Di masa tersebut, Desa Bungur yang merupakan tempat keberadaan Goa Somopuro dipimpin oleh tokoh masyarakat yang terpandang, bukan pemimpin desa seperti sekarang.

Dikisahkan, pada masa tersebut ada seorang pelarian yang bersembunyi di Goa ini karena dikejar oleh pasukan raja otoriter. Pria bernama Somo Adipuro inilah yang kemudian akhirnya bersembunyi di goa ini selama berbulan – bulan lamanya setelah sebelumnya dikejar – kejar sampai desa sempu. Dan setelah keadaan aman, Somo Adipuro pun keluar dari persembunyiannya.

Setelah keluar dari persembunyiannya ini, kemudian dikisahkan dia pada akhirnya mulai dikenal warga Bungur, diterima, sehingga akhirnya memimpin desa tersebut menjadi Bekel atau kepala Desa. Tercatat Somo Adipuro menjadi pemimpin pertama di Desa Bungur dan merupakan tokoh masyarakat yang disegani.

Karena cerita tersebutlah akhirnya goa yang dijadikan tempat persembunyian Somo Adipuro diberi nama Sompuro, hingga sekarang. Dikisahkan juga berkat kepemimpinan Somo Adipuro, desa tersebut menjadi maju, sehingga desanya diberi nama Desa Bungur, yang berarti Priagung kang misuwur, yang merupakan symbol kepemimpinan Somo Adipuro.

Selain cerita sejarahnya yang kental, Goa Somopuro ternyata juga memiliki keunikan seperti layaknya goa lainnya di Pacitan. Bebatuan alam stalagtit dan stalagmite di Goa ini memiliki ciri khas beraneka ragam, ada yang seperti selambu, ada yang seperti pagar, ada juga yang seperti batu nisan. Semuanya dipahat begitu sempurna dan menjadikan kita betah untuk menikmati keindahan goa ini.

Redaktur : Robby Agustav