Pra-Event Workshop Sukses digelar, Festival Film Horor II Siap Gebrak Pacitan

oleh -3 Dilihat
Peserta dan pemateri Workshop Kelas Produksi Film berfoto bersama sambil menunjukkan sertifikat di Pacitan. Kegiatan yang melibatkan Ruang Film Pacitan, Jogja Film Academy, dan Community Forum JAFF ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Festival Film Horor II 2026 bertema INDIGO. (Dok: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Empat film pendek berdurasi lima menit berhasil diproduksi sineas muda Pacitan dalam workshop kelas produksi film yang digelar Ruang Film Pacitan bersama Jogja Film Academy (JFA) dan Community Forum Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF).

Kegiatan dua hari ini menjadi rangkaian praacara menuju Festival Film Horor (FFH) II 2026 bertema INDIGO.

Workshop tersebut membekali peserta dengan materi sinematografi, penyutradaraan, penyuntingan, dan keaktoran. Kegiatan ditutup dengan pemutaran perdana serta diskusi empat film pendek hasil praktik langsung peserta.

Pada hari pertama, workshop dibuka Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. Sejumlah praktisi perfilman turut memberikan materi, yakni Lulu Hendra Komara, M.Sn., Ardian Friatna, M.Sn., Driepuza Ryan Fortunanda, M.Sn., Stephanus Wahyu Gumilar atau Agix, serta Arief Akhmad Yani dari Community Forum JAFF.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Direktur JFA Dr. Suharmono Arimba, M.A., perwakilan ISI Yogyakarta, dan jajaran dinas terkait.

Memasuki hari kedua, peserta menjalani praktik produksi film di kawasan Gubuk Song Meri, Desa Sukoharjo. Praktik tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk menerapkan materi yang telah diperoleh, mulai dari proses kreatif hingga menghasilkan karya film pendek.

Ketua Panitia sekaligus Direktur Festival Film Horor II, Idham Nugrahadi, mengapresiasi antusiasme peserta dan hasil karya yang diproduksi selama pelatihan.

“Kami sangat bangga melihat potensi dan antusiasme luar biasa dari para peserta. Empat film pendek yang dihasilkan hanya dalam waktu singkat ini membuktikan bahwa talenta lokal Pacitan punya kapasitas teknis dan kreativitas yang siap bersaing,” ujar Idham.

Menurut dia, workshop tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem perfilman di Pacitan sekaligus mendorong sineas lokal agar terus berkarya.

Setelah rangkaian pra acara tersebut, panitia kini memfokuskan persiapan pada finalisasi Malam Pembukaan Festival Film Horor II 2026. Mengusung tema INDIGO, festival ini diproyeksikan menjadi ruang bagi sineas dan penikmat film untuk merayakan perkembangan sinema horor.

Informasi mengenai jadwal acara, daftar film, dan pembaruan kegiatan dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @festivalfilmhoror.

No More Posts Available.

No more pages to load.