Pacitanku.com, PACITAN – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, jajaran kepolisian menyiagakan Pos Pelayanan terpadu di kawasan Alun-Alun Pacitan.
Langkah antisipatif ini dilakukan untuk menghadapi potensi lonjakan arus lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik, khususnya seiring pemberlakuan sistem satu arah (one way).
Pos yang telah didirikan sejak jauh hari ini tidak sekadar berfungsi sebagai titik penjagaan, melainkan sebagai pusat layanan terpadu.
Baca juga: Polres Pacitan Siagakan Pos Pelayanan dan Pengamanan, Puncak Arus Mudik Mulai Terlihat
Beragam fasilitas disediakan secara gratis bagi masyarakat, mulai dari layanan kesehatan untuk pengendara, ruang istirahat, hingga pusat informasi darurat.
“Untuk pos yang ada di Alun-Alun sudah kami siapkan jauh-jauh hari. Pos ini disiapkan untuk melakukan kegiatan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan mudik sebagai langkah antisipasi, apalagi ini kan ada sistem one way,”kata Aipda Eko Bambang Atmoko saat memberikan keterangan di lokasi pos pengamanan, Kamis (20/3/2026) malam.
Terkait kondisi arus lalu lintas jelang akhir pekan ini, Aipda Eko melaporkan situasi di pusat kota Pacitan masih terpantau landai.
Rata-rata volume kendaraan yang melintas berada di angka 500 hingga 1.000 unit. Penerapan sistem satu arah dinilai efektif menjaga ritme laju kendaraan sehingga penumpukan bisa dihindari.
Puncak arus mudik sendiri diprediksi mulai terjadi pada malam hari. Guna mencegah kemacetan pada jam-jam rawan seperti menjelang waktu berbuka puasa, pihak kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.
Kendaraan dari arah Solo di Simpang Tiga Imam Bonjol dialihkan ke sisi kanan untuk mengurai kepadatan di area selatan Alun-Alun yang kerap dipenuhi warga pencari takjil.
Sejauh ini, petugas di lapangan menyebut belum ada kendala berarti selain tantangan kecil terkait pemudik yang bingung arah navigasi, yang langsung mendapat bantuan sigap dari personel kepolisian.
Menutup keterangannya, Aipda Eko memberikan imbauan tegas bagi para pelaku perjalanan.
“Harapan kami untuk sahabat yang melakukan mudik, utamakan keselamatan dan perhatikan kecepatan. Yang paling penting, untuk roda dua jangan gunakan knalpot brong. Taati peraturan, rambu lalu lintas, serta arahan petugas, karena keluarga dengan setia menunggu Anda di rumah,” pungkasnya.












