Gambar ini mendokumentasikan pelaksanaan program “Sekolah Sak Ngajine” (SSN) di SMPN 4 Nawangan pada Senin, 19 Januari 2026. Terlihat para siswi di dalam kelas sedang duduk dengan tenang di bangku kayu, menyimak pembelajaran sebagai bagian dari implementasi kurikulum terpadu ini.
Program SSN merupakan terobosan strategis yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Khemal Pandu, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk membentengi karakter siswa dari dampak negatif era globalisasi dan digitalisasi dengan mengintegrasikan kurikulum sekolah formal dan Madrasah Diniyah (Madin).
Melalui sinergi antara guru sekolah formal dan ustadz Madin, program ini tidak hanya menyelaraskan jadwal pendidikan tetapi juga menanamkan budaya religius dan nilai-nilai keislaman seperti kejujuran dan tanggung jawab. Program ini menekankan pentingnya kolaborasi empat pilar pendidikan—keluarga, sekolah, masyarakat, dan media—untuk mencetak generasi Pacitan yang cerdas secara akademik, cakap digital, serta memiliki fondasi spiritual dan akhlak yang tangguh.




