Mengulik Kolong Gemblong Nofita Pasti, Kudapan Singkong yang Kini Jadi Primadona Baru Kuliner Pacitan

oleh -713 Dilihat
ANGKAT POTENSI LOKAL. Sri Suryani, produsen Kolong Gemblong, saat menunjukkan produk olahannya, Kamis (1/1/2026). Kehadiran kuliner ini turut mendongkrak ekonomi warga dengan memanfaatkan hasil pertanian lokal. (Foto: Novela Dwi Indah Sari/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Khazanah kuliner Kabupaten Pacitan semakin kaya dengan hadirnya kudapan tradisional bernama Kolong Gemblong “Nofita Pasti” yang belakangan ini kian populer dan sukses mencuri perhatian masyarakat maupun wisatawan.

Makanan ringan berbahan dasar hasil bumi lokal ini mulai dikenal luas sebagai salah satu alternatif oleh-oleh otentik yang menawarkan cita rasa klasik di tengah gempuran jajanan modern.

Sri Suryani, sosok kreatif di balik produksi Kolong Gemblong “Nofita Pasti”, menjelaskan bahwa daya tarik utama camilan ini terletak pada kesederhanaan bahan dan proses pengolahannya yang masih memegang teguh cara tradisional.

Menurutnya, nama dan bentuk makanan ini merepresentasikan identitas bahan bakunya yang sangat akrab dengan lidah masyarakat pedesaan, namun dikemas dengan kualitas rasa yang mampu bersaing di pasaran.

“Kolong Gemblong merupakan makanan yang terbuat dari singkong, nama gemblong sendiri adalah ketela yang ditumbuk,”kata Sri Suryani saat ditemui di rumah produksinya, Kamis (1/1/2026).

Proses produksi kudapan ini dilakukan dengan mempertahankan metode sederhana untuk menjaga keaslian rasa singkong yang gurih dan bertekstur khas.

Keberadaan usaha mikro seperti Kolong Gemblong “Nofita Pasti” ini dinilai memberikan dampak positif ganda.

Selain memperkaya ragam kuliner daerah, usaha ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat dan mendukung keberlanjutan pertanian lokal karena bahan bakunya diambil langsung dari hasil panen petani singkong di Pacitan.

Sejak awal diperkenalkan ke publik, camilan rumahan ini langsung mendapatkan respons hangat dari konsumen.

Masyarakat mengapresiasi cita rasanya yang nostalgik serta harganya yang sangat terjangkau bagi semua kalangan.

Kini, produk tersebut telah didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional dan gerai-gerai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai titik di Pacitan.

Melihat antusiasme pasar yang terus tumbuh, Sri Suryani berkomitmen untuk menjaga kontinuitas produksi demi memenuhi permintaan masyarakat.

Ia menaruh harapan besar agar Kolong Gemblong tidak hanya berhenti sebagai camilan lokal semata, melainkan dapat berkembang secara berkelanjutan hingga menjadi salah satu ikon kuliner kebanggaan Kabupaten Pacitan di masa depan.

No More Posts Available.

No more pages to load.