Niat Padamkan Kebakaran Lahan, Lansia di Pacitan Terperosok ke Jurang 50 Meter

oleh -266 Dilihat
Penampakan tebing sedalam 50 meter di kawasan Jalan Nasional III, Dusun Doyo, Desa Bodag, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, yang menjadi lokasi terperosoknya Kadiran (76) saat berupaya memadamkan kebakaran lahan, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, NGADIROJO – Niat memadamkan kebakaran lahan, seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Kadiran (76) terperosok ke tebing sedalam 50 meter di Desa Bodag, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Sabtu (10/10/2026) pagi.

Peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, kobaran api mendadak muncul dan merembet cepat membakar lahan hutan milik warga di kawasan Jalan Nasional III, ruas Lorok–Pacitan, tepatnya di Dusun Doyo.

Melihat kobaran api yang kian membesar, Kadiran yang berprofesi sebagai petani ini berinisiatif memadamkannya seorang diri agar tidak meluas.

Namun, saat tengah berjibaku melawan api di area dengan medan yang ekstrem, ia terpeleset dan terperosok ke dasar tebing yang curam.

Mengetahui insiden tersebut, warga setempat bergerak cepat melakukan penyelamatan. Sekitar pukul 08.30 WIB, warga bahu-membahu turun ke tebing dan mengevakuasi korban menggunakan tandu darurat.

Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Andung Kundoko, mengonfirmasi keberhasilan proses penyelamatan darurat yang dilakukan oleh warga tersebut.

Kadiran mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Ngadirojo setelah terperosok ke jurang saat memadamkan api di Pacitan.
Kadiran (76) mendapatkan perawatan medis intensif oleh dokter jaga di Puskesmas Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, usai dievakuasi akibat terperosok ke tebing sedalam 50 meter saat memadamkan kebakaran lahan, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

“Korban dievakuasi oleh warga secara bersama-sama menggunakan tandu, kemudian dibawa ke Puskesmas Ngadirojo untuk mendapatkan penanganan medis,”kata Aipda Andung.

Setibanya di Puskesmas Ngadirojo pada pukul 09.00 WIB, korban langsung mendapatkan penanganan intensif dari dokter jaga.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lansia kelahiran 14 Februari 1950 tersebut menderita luka robek pada kepala bagian depan, memar di punggung, serta luka lecet pada bagian kaki.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan medis.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan jiwa saat terjadi kebakaran lahan.

Warga diimbau agar tidak mengambil risiko berbahaya, terutama di sekitar tebing curam, dan segera melaporkan titik api kepada petugas pemadam kebakaran agar ditangani secara aman.

No More Posts Available.

No more pages to load.