Wali Kota Yogyakarta Lirik Teknologi Perahu Adaptif dan Wisata Hijau Sungai Maron Pacitan

oleh -106 Dilihat
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji meninjau perahu wisata hijau di Sungai Maron Pacitan.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo (kiri) didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (kanan) saat meninjau teknologi perahu dan fasilitas pariwisata hijau di Sungai Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Rabu (19/8). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tertarik mereplikasi sistem pengelolaan, teknologi perahu adaptif, hingga konsep ekosistem wisata hijau di Sungai Maron, Kabupaten Pacitan.

Keinginan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat meninjau objek wisata berjuluk “The Amazon of Java” bersama Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Rabu (19/8/2026).

Hasto menilai teknologi perahu di Sungai Maron sangat layak untuk ditiru dan diaplikasikan di wilayahnya. Menurutnya, sistem mesin perahu yang mampu menyesuaikan kedalaman air sangat cocok dengan karakteristik sungai-sungai di Yogyakarta yang cenderung dangkal.

“Kami ingin mereplikasi kegiatan wisata Maron, terutama terkait perahu dan teknologinya,”kata Wali Kota Hasto.

Kunjungan rombongan Pemkot Yogyakarta tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan. Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menjelaskan bahwa sektor pariwisata selama ini menjadi andalan utama penopang perekonomian daerah.

“Di Pacitan itu wisatanya komplet. Yang terkenal memang pantai dan sungai, tetapi ada juga destinasi wisata minat khusus,” ungkap Indrata.

Daya tarik Sungai Maron saat ini tidak lepas dari pengelolaan mandiri oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dirintis sejak 2012, serta langkah terbarunya yang bertransformasi menjadi kawasan ekosistem energi bersih.

Pada awal 2026, kawasan ini menerima kucuran dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai lebih dari Rp1,1 miliar dari PLN Nusantara Power UP Pacitan.

Transformasi pariwisata hijau ini diwujudkan dengan pengadaan 10 unit perahu listrik yang senyap dan minim polusi, fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kapal, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah (TPS3R), hingga infrastruktur menggunakan Fly Ash Bottom Ash (FABA).

Untuk menjamin keamanan pengunjung, kawasan ini juga telah dilengkapi rambu zonasi kecepatan, pos lifeguard, serta Sistem Peringatan Dini (EWS) banjir. Pembaruan ini melengkapi armada 130 perahu milik warga lokal yang kini beroperasi melayani wisatawan.

Video Jelajah Seru 60 Menit Keliling ‘Amazonnya’ Pacitan Sungai Maron

No More Posts Available.

No more pages to load.