Diduga Depresi, Seorang Guru Asal Ponorogo Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Tegalombo Pacitan

oleh -1456 Dilihat
Evakuasi korban gantung diri di pohon talok Tegalombo Pacitan oleh polisi.
Petugas kepolisian dan tim medis saat melakukan olah TKP penemuan warga meninggal dunia gantung diri di Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Minggu (12/4/2026).

Catatan Redaksi: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda depresi atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan kesehatan mental atau puskesmas terdekat.


Pacitanku.com, TEGALOMBO – Lestariani Nawangsari (44), seorang guru asal Ponorogo, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di sebuah pohon talok di Dusun Dagen, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat riwayat gangguan jiwa yang dideritanya.

Peristiwa pilu ini pertama kali diketahui oleh kakek korban, Waiman (78).

Usai melaksanakan salat subuh di musala, Waiman yang hendak kembali ke rumah terkejut menemukan cucunya sudah dalam posisi tergantung di samping rumah menggunakan selembar selendang batik sepanjang 2,5 meter.

Kapolres Pacitan melalui Kapolsek Tegalombo, AKP Rusminto, membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya segera mendatangi lokasi bersama tim medis untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan luar.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dokter dari puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kejadian ini murni meninggal dunia karena gantung diri,”kata AKP Rusminto saat dikonfirmasi, Senin (13/4).

Lebih lanjut, AKP Rusminto menjelaskan bahwa korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa (ODGJ) dan tengah menjalani pengobatan rutin di RSUD dr. Darsono Pacitan.

Hal ini diperkuat dengan ditemukannya bukti resep serta obat-obatan milik korban di lokasi kejadian.

“Keluarga menyatakan korban selama ini tinggal bersama kakek, suami, dan kedua anaknya. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah,”imbuhnya.

Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kain selendang, baju motif bunga, dan celana panjang milik korban.

No More Posts Available.

No more pages to load.