Lupa Matikan Tungku Saat Kenduri, Dapur Warga Kalikuning Pacitan Hangus Terbakar

oleh -215 Dilihat
Kondisi dapur warga Desa Kalikuning Pacitan yang hangus terbakar akibat api tungku.
Petugas kepolisian saat meninjau sisa bangunan dapur milik Sukatno di Dusun Sono, Desa Kalikuning, Tulakan, yang ludes terbakar, Sabtu (11/4/2026) malam. (Foto: Dok. Aipda Latip for Pacitanku)

Pacitanku.com, TULAKAN – Sebuah bangunan dapur milik Sukatno, warga Dusun Sono, Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, ludes terbakar pada Sabtu (11/4/2026) malam akibat api tungku yang ditinggal saat menghadiri acara kenduri tetangga.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut diduga dipicu oleh kelalaian pemilik rumah yang sedang memanggang kelapa mentah (kopra).

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp5 juta setelah api melahap habis struktur dapur selama hampir dua jam.

Kronologi kejadian bermula saat Sukatno dan istrinya mulai melakukan aktivitas pemanggangan kelapa sejak sore hari pukul 17.00 WIB.

Sekitar pukul 19.20 WIB, keduanya berangkat menuju rumah tetangga untuk menghadiri undangan kenduri. Namun, bara api di dalam tungku diduga belum sepenuhnya padam saat ditinggalkan.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh adik korban yang melihat api sudah membumbung tinggi dari arah dapur.

Lantaran struktur atap yang cukup rendah, api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan yang didominasi material mudah terbakar.

Warga sekitar segera melakukan pemadaman secara swadaya menggunakan peralatan seadanya hingga api berhasil dijinakkan pada pukul 22.00 WIB.

Sukatno mengaku terkejut saat mendapatkan kabar musibah tersebut di tengah acara yang ia hadiri.

“Sekitar pukul 20.00 WIB saya diberi tahu adik bahwa dapur terbakar,”kata Sukatno saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Bhabinkamtibmas Desa Kalikuning, Aipda Latip Utomo, bersama Babinsa setempat langsung melakukan peninjauan pasca-kebakaran.

Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, penyebab utama kebakaran murni akibat kelalaian penggunaan tungku masak.

Aipda Latip Utomo pun memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar senantiasa waspada saat menggunakan api terbuka di dalam rumah, terutama ketika hendak meninggalkan hunian dalam keadaan kosong.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan rumah saat api masih menyala. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,”kata Aipda Latip, Minggu (12/4/2026).

Selain memberikan bantuan darurat, pihak kepolisian meminta warga untuk proaktif melaporkan keadaan darurat melalui layanan Call Center 110 atau langsung kepada Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

No More Posts Available.

No more pages to load.