Pacitanku.com, DONOROJO-Memasuki hari ketiga Lebaran atau H+2 Idulfitri, objek wisata Pantai Buyutan yang terletak di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, mulai diserbu pengunjung.
Destinasi yang terkenal dengan ikon batu karang ini mencatatkan kenaikan jumlah kunjungan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kondisi di lapangan menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi untuk menghabiskan masa libur lebaran di pesisir selatan.
Meski terjadi kepadatan, situasi secara umum dilaporkan tetap aman dan terkendali.
Pihak pengelola memastikan bahwa kondisi ombak pantai saat ini berada dalam level yang aman bagi wisatawan.
Suranto, perwakilan pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Pantai Buyutan, mengungkapkan bahwa tren kunjungan tahun ini menunjukkan grafik yang positif.
Guna mengantisipasi lonjakan massa dan menjaga kelancaran arus lalu lintas, pihak pengelola telah menyiapkan berbagai langkah strategis, terutama pada akses jalan yang cukup menantang.
“Lebaran hari ke-3 kunjungannya lumayan, sedikit ada kenaikan dibanding tahun kemarin. Kondisi aman terkendali, untuk ombaknya juga aman. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, ada sistem buka-tutup di tanjakan,” ujar Suranto saat ditemui di lokasi.
Selain pengaturan jalur oleh petugas, kelancaran operasional di Pantai Buyutan juga didukung penuh oleh sinergi masyarakat setempat.
Komunitas ojek lokal turut berperan aktif dalam membantu mobilisasi wisatawan, terutama bagi mereka yang enggan melintasi medan tanjakan yang curam secara mandiri.
Keamanan di bibir pantai pun menjadi prioritas utama.

Sejumlah petugas pantai dan tim SAR disiagakan di titik-titik rawan untuk memantau aktivitas pengunjung.
Selain itu, manajemen menekankan pentingnya aspek pelayanan kepada para pelancong agar merasa betah selama berkunjung.
“Langkah yang diambil itu di pantai ada petugas pantainya, ada tim SAR-nya, dan juga ada buka-tutup tanjakan ini. Kami juga mengutamakan kesopanan tentang pelayanan, sopan santun harus dijaga. Masyarakat dan komunitas ojek juga ikut mendukung kelancaran wisatawan,” tambah Suranto.
Terkait biaya masuk, tarif yang dikenakan masih sangat terjangkau bagi kantong wisatawan.
Pengunjung dewasa dikenakan tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang, sementara untuk anak-anak sebesar Rp5.000.
Untuk biaya parkir, kendaraan roda empat dikenakan tarif Rp5.000 dan kendaraan roda dua sebesar Rp2.000.
Pihak pengelola berpesan agar seluruh pengunjung tetap memperhatikan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di area pantai.
Mengingat kondisi pantai yang luas, orang tua diminta untuk memberikan pengawasan ekstra terhadap anak-anak agar liburan tetap berjalan dengan aman dan menyenangkan.











