Dikawal Aparat Gabungan, Tradisi Rontek Gugah Sahur Pacitan Berjalan Kondusif

oleh -876 Dilihat
Aparat keamanan gabungan bersiaga mengawal ratusan warga yang memainkan musik rontek bambu di jalanan Kabupaten Pacitan.
Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah bersiaga mengamankan jalannya tradisi rontek gugah sahur di sepanjang jalan utama Kabupaten Pacitan, Sabtu (28/2/2026) dini hari. (Foto: Lusiana Rizki Andari/Pacitanku)

Pacitanku.com, TULAKAN – Tradisi rontek gugah sahur di Kabupaten Pacitan pada Sabtu (28/2/2026) dini hari berlangsung meriah dan penuh suka cita.

Ratusan warga dari berbagai desa berkeliling membawakan alunan musik tradisional, melangkah dengan rasa aman berkat penjagaan ketat aparat gabungan di sepanjang rute yang dilalui.

Kehadiran petugas gabungan sejak malam hari tidak sekadar mengatur lalu lintas, melainkan untuk memastikan warga dapat menjalankan tradisi tahunan tersebut dengan nyaman tanpa rasa khawatir.

Petugas disebar secara strategis di sejumlah titik rawan kepadatan untuk mencegah potensi gesekan antar kelompok.

Selama kegiatan berlangsung, aparat keamanan terus berpatroli memantau pergerakan rombongan. Komunikasi lapangan berjalan intensif untuk merespons dinamika di jalan secara cepat.

Di sela-sela penjagaan, petugas juga memberikan imbauan humanis kepada para peserta agar tetap menjaga ketertiban umum.

Potret close up Kabagops Polres Pacitan AKP Sukinto Herman Setya Atmaja saat memberikan keterangan terkait pengamanan rontek.
Kabagops Polres Pacitan, Kompol Sukinto Herman Setya Atmaja, S.H., M.H., saat memberikan keterangan terkait sinergi lintas instansi dalam pengamanan tradisi rontek gugah sahur di Pacitan, Sabtu (28/2/2026). (Foto: Lusiana Rizki Andari/Pacitanku)

Kabagops Polres Pacitan, Kompol Sukinto Herman Setya Atmaja menjelaskan bahwa pengamanan tradisi ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk melindungi masyarakat yang sedang bersuka cita menyambut waktu sahur.

“Keamanan rontek gugah sahur di Kabupaten Pacitan ini dari kepolisian bersinergi dengan aparat TNI, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat,”kata AKP Sukinto di sela-sela pengamanan.

Ia menambahkan, perlindungan ini murni bertujuan agar tradisi budaya tetap lestari tanpa mengorbankan kenyamanan warga lainnya.

“Gunanya untuk mengamankan masyarakat agar kegiatan rontek berjalan dengan tertib. Jadi, dimohon untuk para peserta selalu menjaga ketertiban agar tetap kondusif, serta kegiatan rontek gugah sahur berjalan dengan tertib dan nyaman,”pungkasnya.

Hingga menjelang azan Subuh, kegiatan rontek di seluruh rute utama Pacitan terpantau lancar. Warga kembali ke rumah masing-masing dengan tertib untuk menyantap hidangan sahur.

No More Posts Available.

No more pages to load.