Sunardi dan Dewi Maya Resmi Dikukuhkan, PMII Pacitan Tegaskan Peran Kritis-Solutif

oleh -162 Dilihat
Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pacitan masa khidmat 2025–2026. (Foto: Dok. Panitia)

Pacitanku.com, PACITAN-Kepengurusan baru Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pacitan masa khidmat 2025–2026 resmi dilantik pada Minggu, 15 Februari 2026.

Prosesi sakral tersebut digelar di Goldenstar Parai Beach Resort dan menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi ke depan.

Pada kesempatan itu, kepengurusan baru PC PMII Pacitan dikukuhkan secara langsung oleh Ketua Bidang Aparatur Pengurus Besar (PB) PMII, Moh. Lutfi.

Sunardi dipercaya menahkodai organisasi tersebut didampingi Dewi Maya Lutfiani sebagai Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Pacitan.

Mengangkat tema “Nyala Api di Selatan: Arah Baru Menuju Supremasi Gerakan”, pelantikan ini menjadi simbol semangat baru bagi PMII Pacitan.

Tema tersebut menggambarkan tekad kader di wilayah selatan Jawa Timur untuk terus menjaga semangat perjuangan dan menghadirkan gerakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Sunardi menegaskan bahwa kepengurusan kali ini akan fokus pada penguatan kaderisasi, konsolidasi internal, serta pengembangan advokasi digital agar PMII mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Ia juga menegaskan bahwa PMII akan mengambil posisi sebagai mitra kritis sekaligus solutif bagi pemerintah daerah.

“PMII akan konsisten menjaga fungsi kontrol sosial. Jika arah pembangunan tidak membawa Pacitan menjadi lebih baik, kami siap berdiri di barisan terdepan untuk mengawal dan mengoreksi,” tegas Sunardi.

Ia menjelaskan, sikap mitra kritis bukan berarti oposisi tanpa solusi.

Kritik yang disampaikan PMII, kata dia, akan berbasis kajian, data, dan analisis yang jelas.

PMII juga akan menawarkan rekomendasi dan ruang dialog agar kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada masyarakat.

Sementara itu, Ketua KOPRI PC PMII Pacitan terpilih, Dewi Maya Lutfiani, mengungkapkan rasa bangga dan harunya usai dilantik.

Dalam kepemimpinannya, Dewi Maya mengusung visi “Progressive Women, Empowered Women.”

Ia ingin kader perempuan PMII menjadi sosok yang progresif, berdaya, dan berani mengambil peran di ruang publik.

Untuk mewujudkan visi tersebut, KOPRI memiliki beberapa misi, di antaranya meningkatkan kualitas kader dalam keterampilan dan wawasan sosial, menciptakan ruang organisasi yang inklusif, aman, dan berakhlak, serta melaksanakan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kepemimpinan Sunardi dan Dewi Maya menjadi simbol regenerasi sekaligus komitmen bersama untuk menjadikan PMII Pacitan lebih berdaya dan berdampak selama masa khidmat 2025–2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.