Sambangi Watumejo Mangrove Park, Wabup Gagarin Dorong Integrasi Konservasi Alam dan Ekonomi Kreatif Warga

oleh -448 Dilihat
Wakil Bupati Pacitan, Gagarin, duduk lesehan di pendopo kayu saat berdialog santai dengan komunitas warga pengelola Watumejo Mangrove Park mengenai integrasi konservasi alam dan ekonomi kreatif.
Wakil Bupati Pacitan, Gagarin (kiri, berbaju putih), berdialog langsung dengan komunitas pengelola di pendopo Watumejo Mangrove Park. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mematangkan konsep pengembangan pariwisata berbasis alam yang tidak hanya berfokus pada konservasi mangrove sebagai benteng pesisir, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi warga melalui pemberdayaan UMKM dan wisata edukasi berkelanjutan. (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN — Wakil Bupati Pacitan, Gagarin, mendorong pengembangan kawasan konservasi mangrove tidak hanya sebatas benteng alami pesisir, melainkan harus bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi warga melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta destinasi wisata edukasi yang berkelanjutan.

Hal tersebut ditegaskan Gagarin saat berdialog langsung dengan komunitas pengelola di Watumejo Mangrove Park, Kecamatan Pacitan, baru-baru ini.

Kunjungan orang nomor dua di lingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan ini menjadi momentum strategis untuk menyerap aspirasi sekaligus mematangkan konsep pengembangan pariwisata berbasis alam di wilayah tersebut.

Dalam diskusi tersebut, berbagai isu krusial dibahas secara mendalam, mulai dari penguatan produk lokal, inovasi konsep wisata yang mendidik, hingga pentingnya regenerasi kepedulian lingkungan kepada generasi muda.

Gagarin menilai bahwa sinergi antara kelestarian ekologi dan kesejahteraan ekonomi masyarakat merupakan kunci utama agar kawasan wisata ini dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Mangrove bukan hanya soal menjaga pesisir, tapi juga membuka peluang ekonomi masyarakat, menjadi ruang belajar bagi generasi muda, dan menghadirkan destinasi wisata yang berkelanjutan,”kata Gagarin.

“Dari ide produk UMKM, konsep wisata edukatif, hingga keterlibatan anak-anak dan sekolah, semua harus kita garap dengan semangat kolaborasi,”imbuh mantan politikus Partai Golkar ini.

Lebih lanjut, politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mengapresiasi inisiatif dan gagasan inspiratif yang lahir dari komunitas mangrove Watumejo.

Menurutnya, keterlibatan aktif warga dalam mengelola potensi alam sekitar adalah modal sosial yang sangat berharga.

Gagarin berharap ruang-ruang diskusi produktif seperti ini dapat terus terjaga intensitasnya demi memastikan lingkungan tetap lestari, sementara di sisi lain roda perekonomian warga sekitar turut berputar kencang melalui sektor pariwisata yang bernilai tambah.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung langkah komunitas dalam menjadikan Watumejo sebagai laboratorium alam sekaligus destinasi wisata unggulan.

Dengan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah dan pegiat lingkungan, pariwisata Pacitan diharapkan semakin tangguh dan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.

No More Posts Available.

No more pages to load.