Ketua DPRD Pacitan Dorong BUMDes Tangkap Peluang Pasar Program Makan Bergizi Gratis

oleh -144 Dilihat
ANTUSIAS. Siswa SMPN 2 Tulakan menyambut antusias makan bergizi pada Senin (6/1/2025). (Foto: Dok. Humas SMPN 2 Tulakan for Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat dinilai menjadi peluang emas bagi kebangkitan ekonomi pedesaan di Kabupaten Pacitan yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan peternak.

Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi, mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk segera bertransformasi dan tidak hanya terpaku pada unit usaha simpan pinjam, melainkan mulai merambah sektor riil dengan menyediakan komoditas pangan yang dibutuhkan program tersebut.

Dikutip dari wawancara dalam siniar Kertas Kosong Pacitanku TV pada Sabtu (16/1/2026), pria yang akrab disapa ASB ini memaparkan bahwa 52 persen masyarakat Pacitan menggantungkan hidup pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah.

Arif Setia Budi dorong BUMDes Pacitan tangkap peluang program Makan Bergizi Gratis dengan berdayakan petani lokal untuk suplai telur dan sayur.
DIALOG PUBLIK. Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi saat menjadi narasumber dalam program siniar Kertas Kosong Pacitanku TV. Dalam kesempatan tersebut, ASB memaparkan strategi parlemen daerah menghadapi tantangan bencana, peluang ekonomi pertanian, hingga kesiapan investasi pariwisata di Pacitan. [Sumber Foto: Pacitanku TV]

Kebutuhan logistik program MBG seperti telur, sayuran, dan daging diprediksi akan meningkat drastis, sehingga pasar ini harus dikuasai oleh petani lokal agar perputaran uang tetap berada di desa dan memberdayakan warga setempat.

Politisi yang menempuh pendidikan doktoral politik ini mencontohkan keberhasilan daerah lain seperti Kebumen dan Temanggung yang sukses memberdayakan warganya melalui komoditas spesifik.

Legislator Partai Demokrat ini juga berharap pola serupa dapat diduplikasi di Pacitan dengan menggerakkan anak muda untuk tidak malu bertani dan membangun jejaring pasar yang kuat demi menyuplai kebutuhan program nasional tersebut.

“Program Makan Bergizi Gratis dari pusat adalah peluang emas karena kebutuhan telur, sayur seperti buncis dan wortel, serta daging akan meningkat drastis. Pemerintah Desa melalui BUMDes jangan hanya fokus simpan pinjam, tapi harus menangkap peluang ini dengan menanam apa yang dibutuhkan pasar serta memutar ekonomi di desa,”kata ASB.

Dia optimistis jika BUMDes mampu mengelola potensi ini dengan baik, sektor pertanian di Pacitan akan mengalami percepatan pertumbuhan ekonomi yang signifikan di tengah tantangan kebijakan fiskal daerah yang masih bergantung pada dana transfer pusat.

Video Ketua DPRD Pacitan Bicara Bencana, Investasi & Nasib Anak Muda – Podcast Kertas Kosong Eps. 49

No More Posts Available.

No more pages to load.