Jadi Magnet Warga, Alun-Alun Pacitan Dipadati Ribuan Pengunjung Jelang Detik-Detik Pergantian Tahun

oleh -588 Dilihat
LAUTAN MANUSIA. Warga memadati kawasan Alun-Alun Pacitan untuk menantikan detik-detik pergantian tahun, Selasa (31/12). Ruang publik ini menjadi pilihan utama masyarakat karena lokasinya yang strategis dan menghibur. (Foto: A’i Elsyafa Annur/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Kawasan Alun-Alun Kabupaten Pacitan kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan malam pergantian tahun karena lokasinya yang strategis serta fasilitasnya yang ramah bagi keluarga.

Sejak Selasa (31/12/2025) sore, ribuan warga tampak mulai memadati jantung kota tersebut untuk menikmati suasana malam terakhir di tahun 2025 dengan penuh antusiasme bersama kerabat dan orang-orang terkasih.

Pusat kota yang menjadi ruang publik terbuka ini dipilih mayoritas warga karena kemudahan akses dan beragamnya aktivitas yang bisa dilakukan, mulai dari sekadar duduk bersantai menikmati udara malam, menyaksikan atraksi air mancur yang memanjakan mata, hingga berburu aneka jajanan kuliner yang dijajakan oleh para pedagang kaki lima.

Suasana hangat dan kekeluargaan sangat terasa ketika warga menggelar tikar atau duduk di bangku taman sembari menemani anak-anak mereka bermain di area yang tersedia.

Irfan, seorang warga asal Kecamatan Kebonagung, mengungkapkan alasannya memilih Alun-Alun Pacitan sebagai titik kumpul perayaan tahun baru.

Menurutnya, selain letaknya yang mudah dijangkau dari berbagai arah, keberadaan pedagang yang menjajakan beragam makanan menjadi daya tarik tersendiri yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Ia sengaja datang lebih awal membawa serta kedua adiknya untuk mengisi waktu liburan sekolah sekaligus merasakan euforia pergantian tahun di tengah kota.

“Saya memilih Alun-Alun Pacitan untuk merayakan Tahun Baru karena lokasinya strategis dan mudah dijangkau. Saya juga datang bersama dua adik saya untuk mengisi liburan sekolah. Banyaknya pedagang di kawasan ini menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung,”kata Irfan saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut, Irfan menilai bahwa konsep alun-alun yang terbuka memberikan kenyamanan lebih bagi warga untuk berkumpul tanpa harus repot bepergian ke luar daerah yang memakan waktu dan biaya.

Pantauan di lapangan menunjukkan situasi berjalan dengan kondusif dan tertib meskipun volume pengunjung terus bertambah menjelang tengah malam.

Warga berharap perayaan tahun baru di pusat kota ini dapat berlangsung aman hingga momen pergantian tahun usai, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan keluarga di penghujung tahun.

No More Posts Available.

No more pages to load.