Pacitanku.com, PRINGKUKU — Daya tarik Pantai Watu Karung sebagai surga peselancar kelas dunia di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terbukti ampuh menyedot animo pelancong.
Selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, destinasi wisata yang menawarkan panorama pesisir selatan nan eksotis serta ombak besar yang menantang ini mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan dan menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga.
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan, total pergerakan wisatawan di seluruh destinasi Pacitan selama musim libur ini diperkirakan menembus angka 150 ribu orang.
Baca juga: Pengunjung Kena “Todong” Tiket Kemah di Watukarung Saat Malam Hari, Disparbudpora Buka Suara
Dalam catatan tersebut, Pantai Watu Karung menempati posisi strategis sebagai salah satu penyumbang kunjungan tertinggi, bersanding dengan destinasi populer lainnya seperti Pantai Klayar dan Pantai Teleng Ria.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disparbudpora Pacitan, Rahmad Adi Mandego, mengungkapkan bahwa tren positif ini sudah terdeteksi sejak awal masa liburan, didukung oleh kondisi cuaca yang cerah serta gencarnya promosi daerah.
Ia menegaskan bahwa objek wisata bahari masih menjadi primadona utama bagi para pelancong yang datang ke Kota 1001 Goa tersebut.
“Objek-objek wisata pesisir, termasuk Pantai Watu Karung, memang menjadi penyumbang tinggi kunjungan wisatawan selama periode Nataru ini,”kata Rahmad Adi Mandego saat mengonfirmasi data kunjungan, Rabu (31/12/2025).

Pantauan di lapangan menunjukkan arus kendaraan menuju kawasan Watu Karung mulai padat merayap sejak dua hari menjelang Natal, khususnya pada jam-jam sibuk antara siang hingga sore hari.
Wisatawan yang didominasi oleh rombongan keluarga dari luar daerah seperti Ponorogo, Madiun, Solo, Yogyakarta, hingga Surabaya tampak memadati area parkir dan warung-warung kuliner khas pesisir.
Pihak pengelola bahkan mencatat lonjakan pengunjung hingga dua kali lipat pada akhir pekan dibandingkan hari-hari biasa.
Membludaknya wisatawan membawa angin segar bagi perekonomian warga lokal melalui dampak ganda atau multiplier effect yang sangat terasa.
Para pedagang makanan, penyedia jasa sewa papan selancar, hingga pengelola penginapan merasakan peningkatan omzet yang drastis.
Tingkat okupansi atau hunian di sejumlah penginapan sekitar Watu Karung dilaporkan nyaris penuh sejak 24 Desember hingga awal Januari, memberikan keuntungan signifikan bagi pelaku usaha setempat.
Demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung di tengah kepadatan tersebut, petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan relawan disiagakan secara intensif di sejumlah titik rawan kemacetan maupun lokasi wisata.
Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap momentum ini dapat terus terjaga untuk mengukuhkan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus memantapkan posisi Pantai Watu Karung sebagai destinasi unggulan di kancah nasional.












