Pacitan Apresiasi 10 Pemuda PIM Jatim di Hakordia 2025

oleh -358 Dilihat
10 PIM Jatim dan 11 Desa Anti Korupsi memperoleh penghargaan Bupati (Foto:Nur Azizah/Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN — Perayaan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang diselenggarakan oleh Inspektorat, Kejaksaan Negeri dan pihak Kepolisian di Gedung Gasibu Swadaya Pacitan tidak hanya dimeriahkan oleh lomba seni tari tingkat SMP/MTs dan drama tari kolosal tingkat SMA/SMK, tetapi juga menjadi momentum penting bagi generasi muda Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten Pacitan memberikan piagam penghargaan kepada 10 Pemuda PIM Jatim yang dinilai berkontribusi aktif dalam gerakan edukasi dan kampanye antikorupsi.

Sebelumnya, 10 Pemuda PIM Jatim ini telah diundang ke Hotel Grand Mercure Malang untuk mengikuti prosesi pengukuhan resmi oleh Gubernur Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, mereka juga mendapatkan pembekalan materi antikorupsi dari sejumlah pakar.

Penghargaan ini diberikan langsung pada sesi pembukaan acara sebagai bentuk apresiasi terhadap peran pemuda dalam menyebarkan nilai-nilai integritas, transparansi, dan kepedulian sosial.

Para pemuda terpilih berasal dari berbagai organisasi kepemudaan di Jawa Timur yang dikoordinir langsung oleh Disparbudpora dan Inspektorat Daerah Kabupaten Pacitan.

Inilah Daftar 10 Pemuda PIM Jatim Penerima Piagam Antikorupsi 2025:

  1. Nur Azizah (KIPAN)
  2. Devi Indi Astuti (NA)
  3. Yoga Pratama Putra (GMNI)
  4. Muhammad Tajudin Toha (IPNU)
  5. Eki Marga Rama (PDPM)
  6. Nabila Rayhan Putri (PPI)
  7. Sunardi (PMII)
  8. Deny Ardana Habi Kusuma (PMI)
  9. Nur Hidayah (Fatayat NU)
  10. Dewi Mutmainah (IPM)

Pengawas Muda Pemerintahan Inspektorat Pacitan, Tri Esti, yang mengawal memberi apresiasi atas keterlibatan aktif para pemuda ini.

“Kami sangat bangga karena 10 Pemuda PIM Jatim ini telah menunjukkan komitmen besar dalam gerakan antikorupsi. Mereka adalah wajah baru integritas yang mampu mengajak generasi muda lainnya untuk ikut bergerak. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi agar peran pemuda semakin kuat dalam mencegah korupsi sejak dini,” ujarnya.

Dengan pemberian piagam ini, acara Hakordia 2025 di Pacitan semakin menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab generasi muda yang akan menjadi penentu masa depan bangsa.

No More Posts Available.

No more pages to load.