Pacitanku.com, PACITAN – Bus rombongan itu mendadak melambat lalu berhenti di tepi jalur berkelok Desa Guwotirto, Kecamatan Giriwoyo, tepat di perbatasan Wonogiri dan Pacitan pada Senin (24/11/2025).
Bukan karena kendala mesin, melainkan karena sepasang mata Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menangkap lanskap Gunung Sewu yang memikat di sebuah pengkolan jalan.
Tanpa membuang waktu, sang negarawan meminta kanvas dan peralatan lukisnya, membiarkan imajinasinya menari di tepi jalan raya, dan melahirkan sebuah karya seni pemandangan alam hanya dalam tempo 30 menit.
Baca juga: Belum Genap Sepekan di Pacitan, SBY Bikin Tiga Karya Lukis Memukau
Momen spontanitas tersebut menjadi pembuka dari rangkaian produktivitas seni SBY yang seolah tak pernah surut selama hampir dua pekan berada di kampung halamannya.
Kepulangan SBY ke Pacitan kali ini bukan sekadar kunjungan biasa, selain peresmian Goed President Hotel, juga sebuah perjalanan artistik yang menghasilkan empat lukisan memukau.
Keempat karya tersebut lahir dari inspirasi spontan perjalanan hingga keindahan destinasi wisata lokal yang menjadi bukti otentik kecintaannya pada dunia seni sekaligus tanah kelahirannya.
Dua hari berselang pasca-melukis di perbatasan, tepatnya pada Rabu (26/11/2025), SBY kembali menyalurkan energi kreatifnya.
Memilih lokasi di Mentari Ocean View, SBY tampak khusyuk menikmati pagi sembari menggoreskan kuas dengan teknik semi-abstrak.
Berlatar panorama Teluk Pacitan yang ikonik, karya kedua ini menampilkan estetika garis dinamis dan perpaduan warna hidup.
Lukisan ini seakan menjadi cara unik SBY mempromosikan pesona wisata Pacitan yang kini mashyur dengan julukan 70 Miles of Sea Paradise.
Tak berhenti di situ, sehari kemudian pada Kamis (27/11/2025), pria kelahiran Desa Tremas tersebut kembali menghasilkan karya ketiga.
Kali ini, pesona Pantai Watu Bale di Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, dengan pulau karangnya yang khas, menjadi objek yang diabadikan di atas kanvas.
Proses kreatif ini bahkan disaksikan langsung oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan Anggota DPR RI Sartono Hutomo yang setia mendampingi.
Produktivitas ini terus berlanjut hingga sepekan kemudian, tepatnya Rabu (3/12/2025).

Usai agenda padat peletakan batu pertama Goed President Hotel, SBY menyempatkan diri melukis keindahan Pantai Mblue yang terletak di Desa Candi, sebuah surga tersembunyi di sebelah barat Pantai Srau, yang sekaligus menjadi karya keempatnya dalam kunjungan ini.
Mengenakan kaos dan baret merah, SBY menikmati aktivitas melukis di tepi pantai yang dikenal memiliki keindahan karangnya tersebut.
SBY yang ditemani Bupati Pacitan dan istrinya, Efi Suraningsih menuntaskan lukisan itu hingga senja usai.
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, yang turut membersamai perjalanan tersebut tidak dapat menyembunyikan kekagumannya atas energi artistik SBY.
Andi menceritakan betapa uniknya momen ketika SBY tiba-tiba tergerak melukis di depan warung sederhana hanya karena melihat keunikan lanskap jalanan.
Menurutnya, proses kreatif SBY menunjukkan bahwa ide bisa muncul kapan saja dan dieksekusi dengan semangat luar biasa sebagai bentuk pencarian kebahagiaan yang hakiki.
“Pak SBY memang luar biasa. Tiba-tiba beliau melihat pengkolan jalan di depan warung yang kita singgahi adalah sebuah keindahan yang unik untuk dilukis. Lalu begitu saja minta alat-alat lukisnya dan mulai melukis.
Tapi begitulah proses kreatif seorang seniman, ide bisa muncul kapan saja, dan Pak SBY langsung melukiskan ide yang muncul itu di mana saja kapan saja,”kata Andi dalam keterangannya.
Bagi orang-orang terdekatnya, apa yang dilakukan SBY lebih dari sekadar hobi, melainkan sebuah cara menikmati hidup yang penuh makna.
Andi menegaskan bahwa kebahagiaan yang terpancar dari wajah SBY saat melukis adalah esensi dari tujuan hidup itu sendiri.
“Energinya luar biasa, dan dia bahagia dengan aktivitasnya ini, bukankah itu yang kita cari dalam hidup ini, the pursuit of happiness,”pungkas Andi menutup ceritanya.












