Pacitanku.com, PACITAN – Kabupaten Pacitan, yang dikenal dengan julukan 70 mile sea paradise, akan kedatangan investor besar domestik pada akhir tahun 2025.
Penanaman modal ini difokuskan pada pembangunan hotel berbintang yang berlokasi strategis di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan.
Langkah ini sekaligus memperkuat tren positif investasi di Pacitan yang hingga September 2025 telah mencatatkan angka fantastis.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Pacitan, T. Andi Faliandra, menyambut gembira rencana investasi ini. Ia memastikan bahwa pembangunan hotel tersebut akan segera direalisasikan.
Investor yang menanamkan modalnya merupakan perusahaan dalam negeri yang memiliki rekam jejak luas di industri perhotelan dan sektor bisnis lainnya, khususnya yang beroperasi di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
“Insyaallah, dengan dukungan masyarakat Pacitan semua, akan ada pembangunan hotel berbintang di Pacitan,”kata Tengku Andi Faliandra, Rabu (19/11/2025) di Pacitan.
Ia juga mengonfirmasi secara spesifik lokasi pembangunan yang dinilai sangat prospektif.
“Betul mas, nanti rencananya pembangunan hotel akan di kawasan JLS Pacitan,”tambahnya.
Proyek pembangunan ini diharapkan mulai beroperasi pada tahun berikutnya, yakni 2026, yang secara langsung akan menambah fasilitas akomodasi berkelas bagi wisatawan dan membuka lapangan kerja.
Investasi hotel ini dipastikan menambah pundi-pundi investasi di Pacitan yang hingga September 2025 sudah mencapai Rp795,5 miliar dari total 1.605 proyek, dengan sisa proyek berupa usaha mikro.
Capaian ini semakin mendekati target investasi tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp836,5 miliar.
Dengan masuknya investor besar di pengujung tahun, DPM PTSP memprediksi total realisasi investasi di Pacitan hingga akhir Desember 2025 akan jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.
“Investornya ini banyak berusaha di Jakarta dan Surabaya. Nantinya direncanakan akan beroperasi tahun depan (2026),”pungkas T. Andi Faliandra.













