Pacitanku.com, ARJOSARI – Almarhumah Timi (60), korban tewas akibat sabetan celurit mantan menantunya berinisial AS, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Temon, Kecamatan Arjosari, pada Minggu pagi.
Prosesi pemakaman dilakukan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan TNI.
Baca juga: Anak Pelaku Diamankan, Polisi Dalami Kasus Pembacokan Berdarah di Pacitan
Kapolsek Arjosari, Ipda Ferry Ardyanto, menyatakan bahwa pemakaman korban telah dilaksanakan.
“Hari ini tadi pemakaman korban ibu mertuanya, Ibu Timi, sekitar jam 10.00, Mas,” kata Kapolsek Ferry.
Seperti diberitakan sebelumnya, Timi meninggal di rumahnya, Dusun Drono, Desa Temon, setelah mengalami luka parah di leher.
Ia menjadi korban serangan sadis yang dilakukan oleh AS pada Sabtu (20/9/2025) malam.
Dalam insiden itu, pelaku juga membacok empat orang lainnya, termasuk mantan istrinya, Miswati (40), yang kini dirawat di RSUD Pacitan bersama tiga korban luka lainnya.
Diduga, motif di balik aksi keji ini adalah rasa sakit hati pelaku yang tidak terima mantan istrinya berencana menikah lagi.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian yang dibantu TNI dan warga setempat, setelah ia melarikan diri dan bersembunyi di hutan.
Saat ini, aparat kepolisian juga tengah mendalami keterangan dari saksi kunci kejadian tersebut, yakni Bima yang merupakan anak kandung pelaku.










