Ribuan Jamaah Hadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul dan Manakib Kubro Al-Khidmah di Pacitan

oleh -200 Dilihat
Jamaah Al-Khidmah dari dalam Pacitan maupun luar daerah memadati halaman PP Nahdlatussyuban (Foto: Dok. Al-Khidmah Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Ribuan jamaah memadati Pondok Pesantren Nahdlatussyuban, Arjowinangun, Kecamatan Pacitan, Sabtu (13/09/2025) dalam rangkaian acara Majelis Dzikir Maulidurrasul SAW dan Manakib Kubro Jamaah Al-Khidmah Kabupaten Pacitan.

Ponpes yang diasuh oleh Kyai Abdullah Sadjad dan Gus Zain ini mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara tahunan tersebut.

Menurut keterangan Jumariyanto, salah satu panitia yang juga Sekretaris Umum Pengurus Daerah Al-Khidmah, kegiatan ini merupakan program rutin yang digelar secara bergilir setiap tahun di masing-masing kecamatan di Pacitan.

“Tujuan kegiatan ini adalah menjalin silaturahim antara pengurus, jamaah, para muridin, thariqah, serta muhibbin Jamaah Al Khidmah. Sekaligus bersama-sama memanjatkan doa dan shalawat agar mendapatkan keberkahan untuk seluruh Pacitan” jelasnya.

Acara yang digelar setiap bulan Rabiul Awal atau kadang Rabiul Akhir ini dihadiri sekitar 1.500 jamaah dari berbagai wilayah Pacitan maupun luar daerah.

Sejumlah masyayikh (ulama, kiai, guru agung yang menjadi panutan) juga hadir, termasuk dari Pondok Tremas dan Kabupaten Trenggalek.

Selain itu, jajaran Forkopimda Pacitan turut hadir, mulai dari Polres, Kodim, hingga perwakilan berbagai organisasi.

“Alhamdulillah, semua bisa hadir tanpa memandang latar belakang organisasi. Dukungan dari para masyayikh dan jamaah membuat acara ini berjalan lancar,” tambah Jumariyanto.

Ia berharap, kegiatan ini menjadi bagian dari syiar Islam yang membawa kedamaian dan ketenteraman bagi Pacitan.

“Kita lihat di luar Pacitan ada kondisi yang kurang kondusif, maka dengan dzikir dan doa bersama, semoga menjadi berkah bagi Kabupaten Pacitan, pemerintah daerah, para leluhur, para pemimpin, bupati yang sudah wafat, pejuang, guru, orang tua, dan seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Gus Aziz, salah satu masyayikh dari Panggul, Trenggalek, mengaku bersyukur dapat hadir bersama masyayikh-masyayikh Trenggalek lainya.

“Alhamdulillah, saya ikut senang karena acara ini begitu ramai. Jamaah banyak yang datang, termasuk dari daerah paling timur seperti Sudimoro, Panggul, dan Dongko. Semua turut meramaikan,” ujarnya.

Acara berlangsung khidmat hingga selesai, dengan harapan membawa keberkahan bagi Pacitan dan sekitarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.