Pacitanku.com, PACITAN — Presiden ke-6 Republik Indonesia dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menekankan pentingnya kepekaan sosial bagi seluruh kader partai.
Dalam penutupan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) gelombang pertama di Museum dan Galeri SBY*ANI, Pacitan, SBY berpesan agar kader Demokrat tidak buta dan tuli terhadap penderitaan rakyat.
Pesan tersebut disampaikan SBY di tengah situasi nasional yang diwarnai gelombang demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat, seperti mahasiswa dan buruh, yang memprotes kenaikan harga kebutuhan pokok dan isu ketenagakerjaan.
Baca juga: Belasungkawa untuk Driver Ojol Warnai Pembukaan Bimteknas Demokrat Gelombang Kedua di Pacitan
SBY mengingatkan kader Demokrat agar tidak sekadar berpolitik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi tantangan berat.
“Partai Demokrat harus menjadi teladan. Tunjukkan kepedulian nyata, jangan buta dan tuli terhadap apa yang dirasakan rakyat,”tegas SBY, Sabtu (30/8/2025).
Menurut SBY, keresahan publik kian meningkat akibat situasi ekonomi yang belum stabil pascapandemi, tekanan inflasi, dan terbatasnya lapangan pekerjaan.
Oleh karena itu, ia meminta kader Demokrat berada di garis depan untuk menyerap aspirasi rakyat dan memperjuangkannya melalui jalur politik secara elegan dan konstitusional.
“Jangan hanya datang ketika pemilu. Demokrat harus hadir setiap saat, saat rakyat butuh perhatian dan solusi,” imbuhnya.
Dengan arahan ini, Demokrat diharapkan tidak hanya fokus pada agenda internal, melainkan juga menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama, terutama di tengah dinamika bangsa yang kian menantang.












