Mantap, Bendera Raksasa Membentang di Tebing Bukit Gelon Pacitan

oleh -338 Dilihat
Sang Saka di Tebing Gelon, Pacitan. Bendera Merah Putih raksasa dibentangkan oleh komunitas pecinta alam di tebing Bukit Gelon, Pacitan, pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Kegiatan yang disaksikan dari Pantai Pancer ini tidak hanya menumbuhkan semangat kebangsaan, tetapi juga menjadi ajang promosi wisata alam Pacitan. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Perbukitan Pacitan menjadi saksi bisu gelora patriotisme. Di tebing Bukit Gelon, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan selembar kain raksasa berukuran 20 x 15 meter perlahan membentang megah.

Bendera Merah Putih ini bukan sekadar lambang, melainkan deklarasi cinta para pecinta alam kepada Tanah Air, tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengibaran bendera yang digelar pada Minggu (17/8/2025) ini merupakan kolaborasi heroik sejumlah komunitas, antara lain Pacitan Speleologi Society (PSS), Spekta dari UIN Surakarta, Giri Bahama serta Gema Arga Nusa (GAN) dari Univet Sukoharjo.

Baca juga: PLN Nusantara Power dan Warga Dersono Kibarkan Merah Putih di Atas Perahu Sungai Maron

Lokasi Bukit Gelon dipilih karena tantangan ekstrem dan jalurnya yang menantang.

“Kami rutin mengibarkan bendera raksasa di alam terbuka. Biasanya di gua atau luweng, tetapi tahun ini kami memilih tebing Bukit Gelon,”ujar Aziz Pratoko, koordinator acara.

Aziz menambahkan bahwa tebing ini akan menjadi bagian penting dari Ekspedisi Merah Putih Pacitan pada 21 Agustus mendatang, yang rencananya akan diikuti oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

Memperingati Kemerdekaan di Ketinggian. Para pecinta alam mengibarkan Bendera Merah Putih raksasa berukuran 20 x 15 meter di tebing Bukit Gelon, Pacitan. Aksi ini merupakan kolaborasi dari Pacitan Speleologi Society (PSS), Spekta UIN Surakarta, dan Gema Arga Nusa (GAN) Univet Sukoharjo, sebagai simbol bahwa semangat nasionalisme dapat diwujudkan di berbagai tempat, termasuk di alam bebas. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Lebih dari sekadar tantangan fisik, aksi ini memiliki makna mendalam. Menurut Aziz, pengibaran bendera di alam bebas menjadi simbol bahwa semangat nasionalisme dapat diwujudkan di mana saja.

“Ini adalah cara kami menunjukkan bahwa semangat kebangsaan bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk dan ruang, salah satunya melalui kegiatan di alam terbuka,”tuturnya.

Kemegahan bendera yang membentang di tebing disaksikan dari Pantai Pancer.

Dari lokasi itu, para peserta upacara dapat melihat dengan jelas Bendera Merah Putih yang berkibar, menciptakan pemandangan yang tak terlupakan.

Selain memupuk rasa kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi potensi wisata alam Pacitan.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin mengenal dan mencintai keindahan alam Pacitan,”ungkap Aziz.

Inisiatif positif ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga.

Pemerintah daerah menilai aksi ini sangat positif karena tidak hanya menumbuhkan semangat nasionalisme, tetapi juga efektif mempromosikan potensi wisata daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.