Pacitanku.com, KOTA BATU — Dengan ketelitian dan sentuhan artistik yang unik, Rehan Tri Handoko, siswa kelas XI Kreatif Kriya Kayu dan Rotan (KKKR) SMKN 1 Nawangan, berhasil meraih juara 3 dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Jawa Timur 2025.
Prestasi membanggakan ini diraih Rehan melalui karya kriya bertajuk Panji Triloka, sebuah perhiasan natural yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Pacitan.
Kompetisi kriya ini berlangsung di Hotel Batu Suki, Kota Batu, pada 12–13 Agustus 2025. Lomba dimulai sejak pukul 12.00 WIB pada 12 Agustus dan berlangsung selama delapan jam non-stop.
Awalnya, pengumuman pemenang dijadwalkan pada malam hari, tetapi akhirnya diundur hingga keesokan harinya, 13 Agustus, pukul 13.30 WIB.
Panji Triloka merupakan sebuah liontin yang mengusung konsep kosmologi Jawa, yaitu triloka—mikro, makro, dan metakosmos—sebagai simbol keselarasan hidup.
Karya ini dapat dikembangkan menjadi berbagai perhiasan lain, seperti gelang atau kalung. Keunikan lain dari karya Rehan adalah penggunaan bahan-bahan daur ulang, seperti kayu aren dan mahoni, limbah batu batubali green Nawangan, serta logam kuningan, yang merepresentasikan tiga dunia dalam konsep triloka.
Seluruh proses pembuatan perhiasan ini dilakukan secara handmade, memberikan sentuhan personal dan karakter unik pada setiap karyanya.
“Alhamdulillah saya bisa melaksanakan lomba dengan sebaik mungkin. Semua bahan yang digunakan berasal dari limbah kayu dan batu yang diolah menjadi perhiasan,” ujar Rehan.
Rehan juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang mendukung, terutama guru pembimbingnya, Dhidhik Dhanar Dhono.
“Waktu yang diberikan cukup, dan selama proses lomba saya selalu mendapat arahan serta bimbingan dari guru pembimbing,” tambahnya.
Meski meraih juara 3, Rehan meminta maaf dan berharap bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi di masa depan.
Kepala SMKN 1 Nawangan, Redy Yuniarto, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Rehan.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa SMKN 1 Nawangan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat Provinsi bahkan Nasional. Kami akan terus memberikan pembinaan, dukungan, dan fasilitas terbaik bagi siswa agar ke depan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Prestasi ini menjadi semangat baru bagi SMKN 1 Nawangan untuk terus meningkatkan pembinaan di bidang seni, khususnya kriya, demi meraih pencapaian yang lebih tinggi pada ajang FLS3N di masa mendatang.











