Mayat Perempuan Ditemukan di Hutan Ponorogo, Terungkap Identitas Korban Diduga dari Pacitan

oleh -1521 Dilihat
PENEMUAN MAYAT. Warga digegerkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan muda di Petak 98A1, area hutan jati di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, pada Selasa pagi (12/8/2025). (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, PONOROGO — Warga digegerkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan muda di Petak 98A1, area hutan jati di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, pada Selasa pagi (12/8/2025).

Korban ditemukan tak bernyawa dengan sejumlah tanda kekerasan di tubuhnya.

Tak jauh dari lokasi, ditemukan identitas yang diduga adalah korban, yang diketahui bernama Alip Rahayu Arianti (29), seorang warga RT/RW 001/009, Dusun Panjing, Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan.

Identitas ini diketahui setelah sebuah KTP atas nama Alip ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Data kependudukan menunjukkan korban berstatus cerai hidup dan berprofesi sebagai wiraswasta.

Penemuan mengerikan ini berawal ketika Surmadi (50) dan Suwarno (49), dua warga setempat, menemukan mayat tersebut saat beraktivitas di hutan.

Mereka segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Tim gabungan dari Polsek Sampung dan Polres Ponorogo segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Sampung, Aiptu Agus Sugianto, membenarkan temuan tersebut.

“Setelah kami mendapatkan laporan, tim langsung menuju lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim medis Puskesmas Sampung dan tim Inafis Polres Ponorogo, ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban,”ujar Aiptu Agus.

Dua barang bukti, yaitu kaos berwarna merah muda dan tas kecil berwarna hitam, ditemukan di sekitar lokasi dan kini telah diamankan untuk mendukung proses penyelidikan.

Jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

“Kami akan terus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku secepatnya,”tegas Aiptu Agus.

Saat ini, polisi tengah meminta keterangan dari para saksi dan mengumpulkan berbagai informasi di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.