PPHBN Gunungsari Pacitan Cetak Generasi Da’i dan Hafidz Qur’an Sejak Dini

oleh -240 Dilihat
Peserta Lomba Pildacil Desa Gunungsari sedang briefing bersama (Foto:Dok. Panitia Gunungsari for Pacitanku)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Tak hanya meriah, peringatan HUT ke-80 RI di Desa Gunungsari, Pacitan, juga sarat makna.

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PPHBN) Desa Gunungsari menggelar lomba-lomba keagamaan yang meliputi Lomba Pildacil dan Lomba Hafalan Surat-surat Pendek, Minggu (10/8/2025).

Menurut Kukuh, salah satu panitia, tujuan kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi ajang mencari bibit-bibit unggul dalam bidang dakwah Islam dan penghafalan Al-Qur’an.

“Untuk lomba Pildacil, tujuannya mengembangkan potensi anak dalam berdakwah, melatih kemampuan berbicara, dan membentuk rasa percaya diri di depan umum, sekaligus memperkuat pemahaman ilmu agama sejak usia dini. Sedangkan lomba Hafalan Surat-surat Pendek bertujuan mencari bibit penghafal Al-Qur’an, meningkatkan kemampuan hafalan, dan menumbuhkan kecintaan anak-anak pada Al-Qur’an” ujarnya.

Lomba Pildacil dinilai berdasarkan penguasaan materi, ekspresi, intonasi, dan ketepatan waktu.

Adapun Lomba Hafalan Surat-surat Pendek dinilai dari makhroj/tajwid, kelancaran hafalan, dan adab.

Menariknya dewan juri perlombaan ini adalah adalah sosok-sosok berpengalaman di bidang pendidikan dan agama.

Lomba Pildacil adalah Ani Rahayu, S.Pd.MM (Kepala TK Negeri Pembina Pacitan) dan Dr. Hasan Khalawi, M.Pd. (Dosen STKIP PGRI Pacitan).

Sementara itu, Lomba Hafalan Surat-surat Pendek dinilai oleh Siti Hamidah, S.Pd. (Guru KB Mutiara Hati Gunungsari) dan Ilham Majid, S.Ag. (Ustaz Perguruan Islam Pondok Tremas).

Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta Pildacil dan 25 peserta Hafalan Surat-surat Pendek yang berasal dari SDN 1 Gunungsari, SDN 2 Gunungsari, SDN 3 Gunungsari, SDN Arjosari, serta MI Guppi Jatimalang.

Kukuh berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengasah kemampuan.

“Yang juara semoga tetap rendah hati, yang belum juara jangan berkecil hati, terus tingkatkan kemampuan, dan berani tampil di ajang-ajang keagamaan. Semoga lahir da’i-da’i kecil dan hafidzul Qur’an di masa depan,” pungkasnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Gunungsari, Pemerintah Dusun Krajan, Takmir Masjid Minhajussalaf, dan seluruh masyarakat setempat.

No More Posts Available.

No more pages to load.