Efi Suraningsih Dilantik Jadi Ketua Dekranasda Pacitan, Siap Angkat Potensi UMKM dan Budaya Lokal

oleh -154 Dilihat
Dilantik! Efi Suraningsih resmi pimpin Dekranasda Pacitan. Siap bawa kerajinan lokal mendunia dan berdayakan UMKM. Semangat baru untuk potensi Pacitan. (Foto: Dok. Efi Suraningsih/Instagram)

Pacitanku.com, SURABAYA – Ketua Dekranasda Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih, resmi dilantik pada Kamis (24/7/2025) di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.

Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi Dekranasda Pacitan untuk lebih berkontribusi dalam melestarikan seni kriya, mendukung UMKM, dan mengangkat potensi budaya lokal, khususnya di Pacitan.

Pelantikan Efi Suraningsih bersama dengan Ketua Dekranasda Kabupaten Pamekasan dan Trenggalek dilakukan langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin.

Momentum ini menandai dimulainya babak baru bagi kepengurusan Dekranasda di ketiga wilayah tersebut. Efi Suraningsih mengungkapkan rasa hormat dan kesiapannya mengemban amanah besar ini.

“Sebuah kehormatan dan sekaligus amanah yang besar untuk bisa berkontribusi dalam melestarikan seni kriya, mendukung UMKM, dan mengangkat potensi budaya lokal Jawa Timur agar semakin dikenal dan diberdayakan,” ujarnya dalam unggahannya di media sosial.

Istri Bupati Pacitan ini juga berharap setiap langkah ke depan dapat memberikan manfaat dan membawa kebaikan yang berkelanjutan.

Pelantikan pengurus Dekranasda Provinsi Jawa Timur serta ketua Dekranasda kabupaten ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 37.02/DEKRAN/SK/VII/2025 dan 125/01.01/DEKRAN.JATIM/SK/III/2025.

Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin, didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, mengajak seluruh pengurus dan ketua Dekranasda di Jawa Timur untuk terus memberdayakan dan mengayomi pelaku UMKM agar produk kerajinan dapat mendunia.

Arumi Bachsin menekankan pentingnya inovasi dalam setiap pembinaan UMKM agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Saya berharap dengan kepengurusan serta ketua yang baru memiliki inovasi yang terkini sesuai zaman sehingga pembinaannya relevan dengan zaman sekarang,” tuturnya.

Arumi juga menyoroti potensi besar produk UMKM, terutama kerajinan batik, yang telah menembus pasar internasional. Arumi berharap ada tindak lanjut yang konkret untuk meningkatkan keuntungan dari persaingan pasar global.

Beragam kerajinan unggulan Jawa Timur, seperti batik dengan cerita dan warna khas, anyaman Trenggalek, kerajinan kuningan, hingga produk daur ulang limbah ramah lingkungan, disebut Arumi memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Ke depan, ia berharap Ketua dan pengurus Dekranasda Jawa Timur dapat mempertajam fokus dalam memajukan kerajinan daerah dan memberikan dampak nyata, bukan sekadar terjebak dalam acara seremonial.

“Semoga di tahun 2030, Jawa Timur bisa maju dan dikenal sebagai daerah yang memiliki kekayaan kerajinan yang luar biasa serta sukses di negeri sendiri dan mendunia,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.