Bupati Pacitan: Relokasi 16 Rumah Terdampak Tanah Retak Dilakukan Januari 2023

oleh -Dibaca 50 kali
SAMBUTAN. Bupati Aji saat memberikan sambutan dalam peresmian jembatan di Desa Kembang, Pacitan pada Selasa (10/1/2023). (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyinggung soal rencana relokasi 16 rumah yang terdampak tanah retak saat menerima kedatangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Selasa (10/1/2023).

Awalnya, Bupati menyampaikan Pacitan adalah salah satu rawan bencana. Hal tersebut dikarenakan jika memasuki musim kemarau, maka Pacitan akan rawan kekeringan. Jika masuk musim penghujan maka Pacitan memiliki ancaman bencana tanah longsor dan banjir.

Bupati kemudian mengharapkan komunikasi intens terus dibangun oleh BPBD Pacitan dan Jatim terkait penanganan bencana. Salah satunya adalah bencana tanah gerak yang menimpa 16 rumah warga di Desa Purworejo, Pacitan.

“Hal ini dibuktikan dengan adanya kejadian tanah retak yang mengakibatkan 16 rumah terdampak. Mudah-mudahan komunikasi antara BPBD Pacitan dan Pemprov Jatim bisa terbangun dengan baik agar penanganan cepat tanggap bisa segera hadir,”papar Bupati.

Salah satu yang akan dilakukan, kata Bupati, adalah melakukan relokasi terhadap 16 rumah terdampak tanah gerak itu, yang direncanakan akan dilakukan bulan ini.

“Insyaallah rencananya Januari ini akan dilakukan relokasi,” jelasnya.

Namun demikian, Bupati mengungkapkan dalam prosesnya terdapat sejumlah kendala bagi warga terdampak. Salah satunya karena memori di tempat tinggalnya semula.

“Namun hal tersebut (relokasi, red) menjadi kendala, karena masyarakat memiliki memori berharga dengan tempat tinggalnya semula. Ini yang akan kami berikan pemahaman-pemahaman bagi masyarakat,”pungkasnya.