Pengurus Esport Indonesia Kabupaten/Kota Se Jatim Secara Resmi Dikukuhkan

oleh -Dibaca 337 kali

Pacitanku.com, SURABAYA – Pengurus Provinsi Cabang Olahraga Esport Indonesia Jawa Timur secara resmi mengukuhkan 34 pengurus Kabupaten / Kota se Jatim yang sudah terbentuk, Kepengurusan Esport Indonesia (ESI) di Kabupaten /Kota se-Jatim tersebut bahkan sudah mengantongi SK kepengurusan sejak tahun 2021 lalu.

Acara Pengukuhan digelar di Islamic Center Surabaya yang di hadiri Assisten I yang mewakili Gubernur Jatim, Senin (10/10/2022) malam.

Gubernur dalam sambutannya yang di sampaikan oleh Asisten I Benny Sampirwanto mengatakan, Dengan pengukuhan pengurus Esport Indonesia (ESI) Kabupaten/Kota se jatim ini merupakan salah satu tonggak kemajuan bagi olahraga berbasis teknologi di Jawa Timur agar bisa berprestasi di tingkat lokal,Nasional bahkan Internasional.

“Dengan masuknya Esport sebagai cabang olahraga menjadi tonggak kemajuan bagi generasi muda di Jawa Timur Khususnya jika olahraga Game itu tidak selamanya buruk, bahkan dengan adanya wadah seperti ESI ini, para generasi muda bisa berprestasi hingga ke kancah nasional dan dunia,”katanya.

Dia berharap, dengan dilantiknya Kepengurusan Kabupaten/Kota se Jatim ini akan memberikan kontribusi dan prestasi bagi Kabupaten/Kota masing-masing dan Jawa Timur di Bidang Olahraga Esport.

“Selamat dan sukses semoga pengurus ESI bisa bekerja secara profesional dan semangat untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi,”kata dia.

Sementara itu Ketua Umum KONI Jatim M Nabil mengatakan,Esport Indonesia memang sebagai cabang olahraga baru yang masuk di KONI pusat hingga ke daerah, namun sudah banyak prestasi yang sudah di torehkan bagi bangsa ini.

“Dengan di kukuhkan nya pengurus Kabupaten/Kota se Jatim ini di harapkan olahraga Esport di jatim bisa lebih maju lagi, karena beberapa tahun ke depan kita sudah mempersiapkan untuk event seperti Porprov dan Pekan Olahraga Nasional (PON),ini kita harapkan Esport Jatim bisa memberikan prestasi yang gelmilang bagi Jawa Timur,”harap Nabil.

Lebih lanjut Nabil berpesan, kepada pengprov ESI Jatim agar bisa melakukan kontrol dan pengawasan yang lebih ketat terhadap pengurus di Kabuoaten/Kota juga atlet-atletnya, walau berprestasi namun harus mengutamakan pendidikan di sekolah masing-masing,serta melakukan sosialisasi secara intent agar olahraga Esport bisa diterima di masyarakat.

Sedangkan Ketua Harian Esport Indonesia (ESI) Jatim Daniel Agung menambahkan, jika dari 38 Kabupaten/Koya hanya 33 yang di kukuhkan, sementara 4 kabupaten/kota belum bisa di kukuhkan, Hal tersebut karena ada beberapa kelengkapan administrasi belum terpenuhi,sehingga belum bisa di kukuhkan pada malam hari ini.

“Memang ada 4 Kabupaten/Kota yang belum di kukuhkan, diantaranya Kabupaten Lumajang, Kota Madiun, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Nganjuk,dan semoga yang belum di kukuhkan segera bisa menyusul di kukuhkan,”ucap Daniel.

“Semoga dengan dikukuhkannya Kepengurusan di Kabupaten/Kota se Jatim ini akan memberikan kontribusi dan prestasi bagi daerah masing-masing dan Jawa Timur di Olahraga Esport, Saya ucapkan Selamat dan sukses semoga pengurus ESI bisa bekerja secara profesional dan semangat untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi,”tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga di gelar Grand Final Piala Gubernur Jawa Timur 2022 yang mempertandingkan 3 Divisi Game yaitu : PUBG Mobile, Free Fire, dan Mobile Legend. (MLBB) Turnamen tersebut memperebutkan trophy dan  hadiah uang senilai Rp 30 juta.

Ada 112 tim peserta di Divisi PUBG Mobile, 247 tim di Divisi Free Fire dan 430 tim di Divisi Mobile Legend (MLBB).

Dalam turnamen Esport Piala Gubernur Jatim 2022, yang menjadi juara di masing-masing divisi adalah untuk Mobile Legend (MLBB): Kota Surabaya, Sidoarjo,Kota Kediri, Free fire : Sidoarjo, Sidoarjo,Kabupaten Sumenep dan PUBG : Kabupaten Tulungagung, Madiun/ Magetan, Surabaya.