Harga Bahan Baku Naik, Pengusaha Olahan Tahu di Pacitan Mulai Naikkan Harga Produk

oleh -Dibaca 950 kali
Meri dan produk olahan tahu tuna Sabrina. (Foto: Sulthan Shalahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Naiknya harga disusul kelangkaan sejumlah kebutuhan pokok di Pacitan mulai berimbas kepada pengusaha.

Meri, pengusaha olahan tahu di Pacitan dengan merek “Sabrina” ini bahkan mulai menaikkan harga produknya menyusul kenaikan harga bahan baku yang dialaminya.

“Untuk produk kami, naik masing-masing Rp1 ribu ya per 5 Maret 2022, untuk produk tahu ori yang semula Rp9 ribu kita naikkan menjadi Rp10 ribu, tahu sayur juga naik dari yang semula Rp10 ribu menjadi Rp11 ribu, dan yang harganya tetap adalah tahu pedas,”kata Meri, Kamis (10/3/2022).

Kenaikan produk yang dijualnya tersebut tak lepas dari dampak kenaikan dan kelangkaan harga bahan baku, yakni minyak goreng dan juga kenaikan harga tahu sebagai bahan baku olahan produknya.

“Kenaikan dan kelangkaan minyak goreng ini sangat berdampak, ada penurunan pembeli, reseller itu kesulitan minyak goreng, sehingga konsumen menurun, mengurangi pembelian, mulai terasa dampaknya 1 bulan lalu, tapi wakti itu belum menaikkan harga, akhirnya karena berimbas, terpaksa dinaikkan, yang naik itu produk tahu tapi yang nugget belum naik,”paparnya.

Saat mengalami kelangkaan minyak goreng, bahkan Meri sempat meliburkan tokonya karena kesulitan mencari minyak goreng.

Sedangkan harga tahu sebagai bahan baku produknya juga ikut naik. Hal itu, kata dia, saat ini harga per papan Rp26 ribu setelah sebelumnya Rp24 ribu.

Meri berharap harga bahan baku, terutama minyak goreng kedepan kembali stabil.

“Harapannya, harga minyaknya kedepan kembali turun karena saat ini memang sulit diperoleh, alhamdulillah untuk minyak beberapa waktu lalu dapat dari disperindag itu ada minyak subsidi, kemarin pesan 20 karton, dapat 10 karton,”pungkasnya