Ada Indikasi Harga Naik, Masyarakat dan Petani Dianjurkan Menanam Kedelai Sendiri

oleh -Dibaca 1.264 kali
Kepala Disdagnaker Pacitan Sunaryo. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Sunaryo menyebut ada indikasi kenaikan dua komoditi kebutuhan pokok, yakni kedelai dan daging sapi.

Hal itu disampaikan Sunaryo saat berbincang dengan awak media pada Jumat (4/3/2022) di sela operasi pasar minyak goreng di Kantor Disdagnaker Pacitan.

Untuk komoditi kedelai, Sunaryo mengatakan untuk kedelai, alasan kenaikan adalah bahwa memang dari penyuplainya memang mengalami penurunan panen.

“Sehingga otomatis stok barang yang ada di Indoensia secara umum dan khususnya di pacitan semakin berkurang, sehingga itu mempenngaruhi banget, permintaan yang terlalu besar sedangkan produk terlalu kecil,”jelasnya.

Untuk itu, Sunaryo mengatakan Pemerintah menganjurkan masyarakat petani untuk menanam sendiri kedelai sebagai salah satu solusi. “Harga (kedelai) mulai naik, pemerintah ini anjurannya petani suruh menanam kedelai,”tandasnya.

Terkait kemungkinan digelarnya operasi pasar kedelai, SUnaryo mengatakan akan terlebih dahulu mengevaluasi di pasar.

“Akan kita lihat selain kedelai kelihatannya daging sapi mulai merangkak, kita nanti lihat evaluasi di pasar, bagaimana kedelai, karena ini pemerintah juga masih cari solusi di pemerintah pusat, pemkab selain mengimbau maka mudah-mudahan tidak ada masalah jelang Ramadhan dan hari raya,”jelasnya.

Karena bahan baku yang mengalami kenaikan, Sunaryo mengatakan produk yang dihasilkan dari kedelai seperti tahu juga ikut naik.

“Otomatis bahan bakunya naik, otomatis produk yang dihasilkan otomatis naik, ya ini pemerintah segera mengambil tindakan dimana harga mulai naik,”pungkasnya.