Polisi Selidiki Temuan Bangkai Penyu Hijau di Teleng

oleh -Dibaca 330 kali
Satu penyu yang hampir punah ditemukan mati di Pesisir selatan Pacitan, tepatnya di wilayah Teleng, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan. (Foto: Julian Tondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Pasca pemberitaan temuan bangkai penyu hijau di pesisir selatan pantai Pacitan di kawasan Teleng, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan, Jajaran Kepolisian Resort (Polres)  Pacitan turun tangan memeriksa kondisi dan sebab penyu mati yang diindikasikan karena predator non alami.

Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Juwair bersama beberapa anggotanya turun langsung memeriksa lingkungan sekitar tempat ditemukannya bangkai penyu.

“Ya ini perintah langsung kapolres untuk memeriksa lingkungan ditemukannya penyu hijau, atensi pak Kapolres untuk menindak siapa saja yang melakukan pelanggaran terhadap binatang yang dilindungi, termasuk penyu,”kata Kasat Reskrim, Rabu (1/9/2021).

Saat ini pemeriksaan sebab penyu hijau bisa mati dan terdampar hanya sebatas lidik, sebab kondisi penyu sudah mulai membusuk dan telah dikuburkan.

“Apresiasi yang luar biasa kepada aparat kepolisian karena ikut peduli terhadap satwa yang dilindungi. Semoga ini menjadi pelajaran buat para oknum masyarakat yang masih semena-mena terhadap lingkungan dan satwa,”kata Selamet Cuboh Hember, kordinator sahabat penyu Pacitan.

Upaya gencar edukasi dan sosialisasi akan pelestarian lingkungan dan perlindungan satwa, terus dilakukan oleh banyak relawan lingkungan.

Dampak dari perubahan iklim dan cuaca yang saat ini sudah mulai dirasakan di  banyak daerah adalah bentuk dari kurang bijaknya perilaku manusia yang tidak mau memelihara dan merawat lingkungan sehingga proses reproduksi tidak bisa berputar dengan baik.

Sebelumnya diberitakan, satu penyu yang hampir punah ditemukan mati di Pesisir selatan Pacitan, tepatnya di wilayah Teleng, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan. Bangkai penyu tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan lewat.

Jenis Penyu hijau ini diperkirakan berusia 15-20 tahun, berkelamin betina. Selain itu, dari ciri-ciri fisik juga ditemukan bekas luka di bagian leher sampai mulut sobek berlubang. Indikasi kematian karena predator non alami.

Pewarta: Julian Tondo
Editor: Dwi Purnawan

Video Sahabat Penyu Pacitan yang Terus Lakukan Konservasi Satwa Langka Penyu