Pesan Gubernur untuk Bupati-Wabup Pacitan: Pembangunan Infrastruktur, Penurunan Kemiskinan Hingga Penanganan COVID-19

oleh -Dibaca 154 kali
Khofifah melantik Aji dan Gagarin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pacitan pada Senin (26/4/2021) sore. (Foto: Dok Humas Pemprov Jatim)

Pacitanku.com, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin sebagai Bupati – Wakil Bupati Pacitan. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pasangan tersebut dilakukan Gubernur Jawa Timur digedung negara Grahadi Surabaya, Senin (26/04/2021) sore.

Pelantikan pasangan Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin yang menang dalam Pilkada Kabupaten Pacitan 2020 tersebut berdasar surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri nomor 131.35-312 tahun 2021. Pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah sendiri dilaksanakan terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Saya Gubernur Jatim  atas nama Presiden RI resmi melantik Nur Bayuaji dan Gagarin resmi sebagai Bupati – Wakil Bupati Pacitan 2021-2024,“kata Gubernur Jatim saat membacakan keputusan Presiden dan Mendagri.

Secara khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi ucapan selamat sekaligus berpesan kepada bupati dan wakil bupati terlantik agar memaksimalkan keberlanjutan pembangunan.

Baca juga: Aji-Gagarin Resmi Dilantik Jadi Bupati-Wabup Pacitan, Diminta Maksimalkan Keberlanjutan Pembangunan

Dalam perjalanan pemerintahan kata gubernur, ada proses yang sudah dilalui. Yakni, musrenbang dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat. Demi keberlanjutan pembangunan sinergitas vertikal sangat penting. Terlebih, materi  musrenbang kabupaten pasti akan merujuk pada RKP pusat.

“Saya mohon apa yang sudah termaktup dalam musrenbang dan sudah diputuskan dapat kita tarik sinergitas  dengan hasil musrenbang provinsi serta pusat agar bisa berkelanjutan,”kata Khofifah.

Khofifah juga meminta Aji-Gagarin memaksimalkan seluruh ikhtiar agar apa yang sudah tercantum dalam perencanaan  dapat  berlanjut, berkembang dan dipercepat.

Beberapa prioritas yang menjadi penekanan adalah, keberlanjutan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM serta penurunan kemiskinan. Gubernur juga menyinggung kewaspadaan akan bencana alam serta wabah COVID-19.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terus mengingatkan kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat terhadap penularan COVID-19 yang masih fluktuatif. Terlebih di sejumlah negara, angka penularan COVID-19 sedang mengalami peningkatan cukup signifikan seperti di India, Thailand dan Filipina.

Kewaspadaan juga ditingkatkan menjelang Hari Raya Idul Fitri ini. Mengingat, dalam seminggu ini ada sekitar 2 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah Kembali dan 22 orang di antaranya terkonfirmasi COVID-19.

Saat ini, mereka sedang dilakukan sekuensing di ITD Universitas Airlangga (Unair). Sebab ada varian-varian mutasi Covid-19 yang sudah terdeteksi.

“Saya mendapatkan penjelasan singkat terkait proses sekuensing yang mengatakan bahwa varian itu telah masuk di Jatim. Yang kita khawatirkan adalah percepatan penyebarannya dan keparahannya. Dan kuncinya adalah tetap menggunakan masker,” katanya.

Maka itu, Khofifah berpesan kepada Aji dan Gagarin agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan COVID-19.