Aji-Gagarin Resmi Dilantik Jadi Bupati-Wabup Pacitan, Diminta Maksimalkan Keberlanjutan Pembangunan

oleh -Dibaca 142 kali
DILANTIK. Khofifah Indar Parawansa melantik Aji-Gagarin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pacitan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Pacitanku.com, SURABAYA – Bupati dan Wakil Bupati Pacitan terpilih Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin resmi dilantik untuk menjadi pasangan Kepala Daerah Pacitan masa bhakti 2021-2024. Pelantikan digelar pada Senin (26/4/2021) sore di Gedung negara Grahadi, Kota Surabaya.

Pelantikan pasangan Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin berdasar surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri nomor 131.35-312 tahun 2021.

Pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah sendiri dilaksanakan terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selain pelantikan Aji-Gagarin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, juga dilantik  ketua tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) sekaligus ketua Dekranasda Kabupaten Pacitan, yakni. Istri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji yakni Evi Suraningsih dilantik sebagai ketua PKK dan ketua Dekranasda oleh Ketua PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Dardak.

Dalam pesannya usai pelantikan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pasangan Aji-Gagarin memaksimalkan keberlanjutan pembangunan. Menurut Khofifah, dalam perjalanan pemerintahan, ada proses yang sudah dilalui. Yakni, musrenbang dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat.

Demi keberlanjutan pembangunan sinergitas vertikal sangat penting. Terlebih, materi musrenbang kabupaten pasti akan merujuk pada RKP pusat.

“Saya mohon apa yang sudah termaktup dalam musrenbang dan sudah diputuskan dapat kita tarik sinergitas dengan hasil musrenbang provinsi serta pusat agar bisa berkelanjutan,”kata Khofifah, dalam pelantikan yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Pemkab Pacitan.

Khofifah juga meminta Aji-Gagarin memaksimalkan seluruh ikhtiar agar apa yang sudah tercantum dalam perencanaan dapat berlanjut, berkembang dan dipercepat.

Beberapa prioritas yang menjadi penekanan adalah, keberlanjutan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM serta penurunan kemiskinan.

Di sisi lain,Khofifah juga  menyinggung kewaspadaan akan bencana alam serta wabah COVID-19. (red)