Kasus Corona di Pacitan Bertambah, Pesan Satgas: Lebih Baik Stay at Home

oleh -Dibaca 380 kali
Juru bicara percepatan penanganan COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto. (Foto: Dwi Purnawan)

Pacitanku.com, PACITAN – Gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan merilis adanya penambahan jumlah pasien terpapar COVID-19 pada Rabu (6/1/2021).

“Pada hari Rabu (6/1/2021), masih terjadi penambahan kasus terkonfirmasi covid 19 sebanyak 9 orang. Alhamdulillah terjadi penurunan bila dibandingkan dengan angka hari Selasa,”kata juru bicara GTPP COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto, Rabu malam.

Rachmad berharap, trend penurunan angka kasus COVID-19 di Pacitan ini terus terjadi sehingga angka COVID-19 bisa terus ditekan.

“Semoga tren turun ini bisa terjadi pada hari-hari mendatang,”tukas pria yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan ini.

Baca juga: Pacitan Dukung Kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Lebih lanjut, Rachmad mengatakan, 9 pasien positif tersebut terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan.

“Sedangkan status mereka adalah suspek. Berasal dari Kecamatan Tulakan 1, Kecamatan Pacitan 7, Kecamatan Kebonagung 1 orang,”tandasnya.

Selain adanya kasus penambahan positif, Rachmad juga menyebut ada pasien yang sembuh pada Rabu (6/1/2021) sebanyak 11 orang.

Dengan adanya kasus positif tersebut, Rachmad mengatakan jumlah pasien positif sejak kasus pertama April 2020 lalu sejumlah 840. Dengan rincian total sembuh 680 orang, pasien aktif dirawat 136 orang dan meninggal 23 pasien.

Selain itu, dengan adanya penambahan itu, Rachmad tetap meminta masyarakat untuk menjalankan protokol Kesehatan dengan disiplin.

” Tetap jalankan protokol kesehatan utamanya mencuci tangan pakai sabun atau han sanitizer, selalu memakai masker dimanapun berada baik di luar rumah maupun didalam rumah. Menjaga jarak dan selalu menjauhi kerumunan.

Tak hanya itu, Rachmad berharap masyarakat untuk mengurangi bepergian dengan tetap di rumah saja.

“Dan sesuai dengan kebijakan pusat, pengetatan mobilitas, dihimbau  kepada masyarakat agar mengurangi agenda bepergian dan lebih baik stay at home,”pungkasnya.

Pewarta: Sulthan Salahuddin
Editor: Dwi Purnawan

No More Posts Available.

No more pages to load.