Pemukulan Kentongan Serentak, Pemkab Pacitan Budayakan Peringatan Dini Bencana Berbasis Kearifan Lokal

oleh -13110 views
Bupati Pacitan Indartato saat memimpin apel kentongan di Pantai Pancer Dorr, Senin (26/10/2020). (Foto: Sulthan Salahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan hari ini menggelar launching pemukulan kentongan serentak, menandai dimulainya upaya membudayakan kearifan lokal sebagai peringatan dini bencana. Pemukulan kentongan dilakukan di berbagai penjuru wilayah Kota 1001 Goa.

Apel launching pemukulan kentongan serentak se-Kabupaten Pacitan dipusatkan di Pantai Pancer Dorr, Senin (26/10/2020).

Kegiatan yang dimotori oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) itu melibatkan berbagai elemen, antrara lain Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan, Polri, TNI, dan kelompok relawan kemanusiaan.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo mengatakan kegiatan tersebut dilatar belakangi adanya isu kebencanaan, utamanya adanya isu bencana gempa dan tsunami. Selain itu, juga bertepatan dengan momentum peringatan bulan pengurangan risiko bencana.

Selain itu, kegiatan pemukulan kentongan secara serentak se-kabupaten Pacitan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagankan terhadap bencana.”Mebudayakan kembali kentongan sebagai peringatan dini atau tanda bahaya,” kata Didik.

Sementara, Bupati Indartato dalam sambutannya menyatakan kegiatan yang dilakukan kali ini merupakan bentuk langkah antisipasi terhadap bencana.”Pacitan adalah wilayah rawan bencana, mari kita siaga,” tegas Indartato.

Puncak kegiatn ditandai dengan pemukulan kentongan secara serentak yang dipimpin Bupati Indartato, dan diikuti oleh ratusan peserta apel. pemukulan dilakukan tepat pukul 08.59 WIB dan berlangsung selama satu menit.

Kepala Pelaksana BPBD Pcitan Didik Alih Wibowo menekankan kegiatan pemukulan kentongan serentak se-Kabupaten Pacitan ini merupakan bentuk latihan kesiapsiagaan. Karenanya, masyarakat tidak perlu cemas karena kegiatan dilakukan dengan komando dan isntruksi yang secara struktur ada di Kabupaten Pacitan.

“Kegiatan ini hendaknya dimaknai sebagai upaya penguatan peringatan dini dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Pacitan,” ujar Didik.

Pemukulan kentongan secara serentak se-Kabupaten Pacitan juga melibatkan berbagai elemen. Setidaknya TNI dan Polri di 12 kecamatan, 121 desa, 24 pusekemas, 526 SD, dan 123 SMP berpartisipasi dalam kegiatan itu. Tak ketinggalan warga masyarakat yang berpartisipasi dari rumahnya masing-masing. (FP010/red)