Setelah Perbankan, Kini Muncul Klaster Perkantoran Penyebaran Corona di Pacitan

oleh -13202 views
Jubir tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto saat konferensi pers, Selasa (7/7/2020). (Foto: Sulthan Salahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Gugus tugas percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan mengkonfirmasi kembali adanya penambahan klaster baru COVID-19 di Pacitan.

Setelah sebelumnya ada klaster perbankan, pada Senin (19/10/2020), GTPP COVID-19 merilis adanya klaster pekantoran.

Dari total 13 pasien positif COVID-19 yang dirilis GTPP Pemkab Pacitan, 5 diantaranya berasal dari klaster perkantoran tersebut. Adapun rinciannya yang pertama adalah laki-laki berusia 17 tahun domisili di Pacitan, kemudian perempuan berusia 50 tahun dengan domisili di Pacitan, selanjutnya seorang laki-laki berusia 17 tahun dari Kecamatan Pacitan, berikutnya laki-laki dengan KTP Wonogiri dan berdomisili di Pacitan dan seorang laki-laki berusia 50 tahun dengan domisili di Pacitan.

 “Yang perlu disampaikan, ada klaster perkantoran, dan gugus tugas sudah melakukan satu tindakan strategis, yang pertama untuk memassifkan 3T, yang positif segera dilakukan isolasi, apakah isolasi wisma atlet, atau bagi yang ada gejala dirawat di Rumah Sakit,”kata juru bicara GTPP COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto, Senin sore.

Lebih lanjut, Rachmad mengungkapkan pihak gugus tugas juga terus melakukan penanganan strategis, diantaranya menghentikan operasional salah satu unit kantor di Pacitan untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.

“Kemudian juga gugus melakukan penanganan strategis, salah satunya adalah, ada satu unit karena ada kasus positif diharapkan kantor tersebut dihentikan operasional sementara untuk disinfektan dan sterilisasi,”ujar Rachmad.

Data yang dihimpun hingga Senin sore, jumlah akumulatif pasien COVID-19 di Pacitan per Senin (19/10/2020) menjadi 191, dengan rincian total kesembuhan 150, total pasien dirawat 36 dan total pasien meninggal dunia 7 orang.

Dengan adanya penambahan pasien positif COVID-19 di pacitan tersebut, salah satunya dari klaster baru yakni perkantoran, Rachmad kembali menghimbau masyarakat untuk mengurangi perjalanan ke luar kota.

“Dari rincian tadi bisa dipahami kita harus hati-hati untuk pelaku perjalanan, kalau tidak ada hal mendesak dan penting, jangan keluar kota, apalagi di daerah yang saat ini banyak terjadi pasien covid 19,”jelasnya.

Selain itu, Rachmad juga menghimbau masyarakat Pacitan untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Patuhi 3M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, dan menjaga jarak, karena hanya dengan menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, kita bisa mengendalikan penyebaran COVID-19 di Pacitan, dan kami meminya partisipasi semuanya agar kita secara bersama-sama bisa mengendalikan COVID-19 di Pacitan,”pungkasnya.

Pewarta: Sulthan Salahuddin
Editor: Dwi Purnawan

Video Waspada, Muncul Klaster Perkantoran Penularan Corona di Pacitan