Pasien Corona di Pacitan yang Sembuh Tambah Satu, Jumlah yang Dirawat Kini Tinggal 7 Orang

oleh -13205 views
Jubir tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto saat konferensi pers, Selasa (7/7/2020). (Foto: Sulthan Salahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN — Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan kembali menyampaikan kabar kesembuhan pasien konfirmasi positif COVID-19 di Pacitan berjumlah satu orang. Dengan penambahan pasien yang sembuh tersebut, pasien dirawat akibat COVID-19 di Pacitan semakin berkurang.

“Betul hari ini, Ahad (30/8/2020), ada penambahan pasien yang sembuh  bertambah 1 orang dari Punung, bertambahnya kesembuhan ini menambah angka kesembuhan menjadi 75 orang,”kata juru bicara tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto, saat dihubungi oleh Pacitanku.com, Ahad sore.

Dengan penambahan jumlah pasien yang sembuh itu, Rachmad mengatakan jumlah pasien yang dirawat kini semakin turun, yakni tinggal tujuh orang, dari total kasus konfirmasi sejak kasus pertama sebanyak 84 orang.

“5 di wisma atlet, 1 orang di RSUD dan 1 orang di rumah Jakarta, kemudian meninggal 2 orang, total kasus konfirmasi 84 sampai hari ini, “kata dia lagi.

Rachmad mengatakan, dngan bertambahnya pasien yang sembuh menaikkan angka prosentase kesembuhan di Kabupaten Pacitan.
“Angka kesembuhan menjadi 89,3 persen,”ujar pria yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan ini.

Rachmad kembali menghimbau masyarakat untuk lebih waspada untuk lebih hati-hati.

“Sampai dengan saat ini belum ada vaksin belum ada obat karena masih ada uji klinis, sehingga dibutuhkan waktu beberapa bulan lagi, senyampang dengan waktu menunggu berhasilnya uji klinis dari vaksin maupun obat dari COVID-19 sementara yang bisa dijalankan masyarakat mau tidak mau adalah wajib untuk melaksanakan protokol kesehatan,”jelasnya.

Diharapkan, kata Rachmad, masyarakat secara sadar melaksanakan protokol kesehatan. Hal itu bukan paksaan tapi ini justru menjadi kebutuhan.

“Karena kita dengan menjalankan protokol kesehatan hanya itulah satu-satunya cara untuk mengeliminir atau mengurangi penyebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Pacitan. Protokol kesehatan banyak, yang penting adalah 3 M, bagaiamana kita selalu disiplin memakai masker, kedua disiplin untuk mencuci tangan pakai sabun, yang ketiga disiplin untuk menjaga jarak berinteraksi sosial dengan masyarakat,”pungkasnya.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan