Para Cabup di Pacitan Diharapkan Juga Kampanyekan Protokol Kesehatan Pencegahan Corona

oleh -13107 views
Jubir tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto saat konferensi pers, Kamis (9/7/2020). (Foto: Sulthan Salahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan, terus memberikan imbauan kepada masyarakat luas, agar lebih disiplin lagi dalam menjalankan protokol kesehatan ditengah wabah COVID-19.

Meski angka kesembuhan pasien terus meningkat, namun virus SARS-CoV-2 masih saja mengintai. Untuk itu, satuan tugas dibawah kendali Bupati Indartato tersebut, tak bosan-bosannya menyerukan agar masyarakat jangan lengah.

Utamanya para bakal calon bupati diharapkan bisa memberikan teladan kepada masyarakat, agar tetap menjaga jarak (phisycal distancing) dan menghindari dari kerumunan (social distancing) saat menggelar sosialisasi.

Sebab belakangan banyak masukan dari masyarakat, para bakal calon turun ke masyarakat, sementara lalai melaksanakan protokol kesehatan.

Juru bicara tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, tidak terkecuali para bakal calon bupati untuk ikut mengkampanyekan protokol kesehatan dengan lebih mengedepankan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Mengingat sampai detik ini, wabah COVID-19 masih terus berlangsung.

“Mari bersama kita ciptakan pemilu yang sehat. Sehingga pesta demokrasi akan berjalan sebagaimana yang diharapkan. Sukses dalam penyelenggaraan, dan sukses dalam menjaga kesehatan, utamanya bisa mencegah penularan COVID-19,” kata Rachmad, Jumat (14/8/2020).

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini menegaskan, mencegah itu lebih baik dari pada mengobati.

Dia berharap, pesta demokrasi untuk memilih calon pemimpin baru di Pacitan, tidak akan memunculkan persoalan baru. Yaitu adanya penambahan kluster sebaran COVID-19.

“Karena itu kami imbau kepada masyarakat luas, utamanya para bakal calon bupati, untuk bisa menjadi promotor dalam melaksanakan protokol kesehatan. Hindari kegiatan sosialisasi dengan menghadirkan banyak massa, sementara protokol kesehatan diabaikan. Jangan sampai Pilbup akan memunculkan masalah baru. Utamanya kasus COVID-19,” pesannya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan