Winarni: SBY Masih Memiliki Magnet Politik Kuat di Pilbup Pacitan

oleh -13165 views
Bendahara umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Renville Antonio bertemu dengan para bakal calon bupati dari Partai Demokrat, Ahad (9/8/2020) di Pacitan. (Foto: istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Sepuluh hari lagi, nasib 12 bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar di tim penjaringan calon Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pacitan akan ditentukan.

Mereka yang mendapat amanah rekomendasi, tentu akan berlanjut menuju pentas Pilbup 2020. Sedangkan yang lepas dari rekomendasi, diharapakan bisa menjadi elemen kekuatan bagi bakal calon yang menerima amanah rekomendasi pencalonan.

Menurut Winarni, salah seorang bakal calon bupati Pacitan yang mendaftar lewat Partai Demokrat, Ronny Wahyono dinilai sebagai bakal calon yang berpeluang besar mendapatkan rekomendasi pencalonan.

“Kalau menurut saya kok Mas Ronny yang paling berpeluang mendapatkan rekomendasi,” ujar bakal calon yang akrab disapa Yuwin ini, Senin (10/8/2020).

Menurut Yuwin, Ronny Wahyono, dipandang sebagai kader yang berpengalaman dan banyak mendapatkan dukungan. “Hanya soal wakil yang belum bisa diprediksi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, bakal calon bupati yang masih punya kekerabatan dekat dengan mantan Bupati Pacitan, H. Sutrisno ini, menegaskan, kalau pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih memiliki magnet politik sangat kuat untuk bisa memenangi Pilbup serentak 9 Desember nanti.

“Sehingga cukup berat bagi calon diluar Partai Demokrat untuk bisa menang, jika harus melawan pasangan calon yang dipilih sama Pak SBY,” tutur Winarni.

Sementara itu saat ditanya bagaimana dengan peluang anda untuk mendapatkan rekomendasi? Yuwin menegaskan, semua diserahkan sama Allah SWT. Sebab pada prinsipnya, derajat, pangkat dan kedudukan, hanya Allah yang menentukan.

“Tak lupa peran alim ulama juga sangat menentukan dalam proses Pilbup nanti. Yang terpenting, siapapun yang akan terpilih jadi bupati, diharapkan bisa memberikan sentuhan pada masyarakat agar mereka bisa lebih sejahtera,” pungkasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan