Plt Kadinkes Tegaskan Belum Ada Perawat di Klinik Medical Mandiri Pacitan Positif COVID-19

oleh -13434 views
Plt Kadinkes Pacitan Trihariadi Hendra Purwaka. (Foto: Yuniardi Sutondo/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN –  Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Trihariadi Hendra Purwaka, mengaku trenyuh dengan reaksi masyarakat yang dinilainya terlalu berlebihan dalam menstigmatisasi kepada seseorang yang diduga terinfeksi coronavirus disease 2019 (COVID-19).

Hal tersebut menjawab keresahan masyarakat di Kecamatan Punung, terkait adanya seorang perawat perempuan yang bekerja di salah satu klinik swasta yang dinyatakan reaktif hasil rapid diagnostic test (RDT), namun tak segera diisolasi oleh gugus tugas, Ahad (3/5/2020).

Baca juga: Warga Punung Resah Karena Seorang Perawat Klinik Swasta tak Segera Diisolasi

Dokter yang akrab disapa Hendra ini menegaskan, perawat tersebut bukan berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19, meskipun hasil RDT menyatakan reaktif.

Menurut Hendra, tidak ada keharusan bagi seseorang yang dinyatakan reaktif hasil RDT untuk melakukan isolasi di rumah sakit ataupun lokasi lain yang telah ditentukan.

“Sesuai protap kesehatan, karantina dirumah itu juga diperbolehkan. Karena itu, masyarakat jangan terlalu memberikan stigma kalau orang tersebut positif COVID-19. Hasil pastinya nanti kalau sudah ada uji swab. Selama belum ada hasil swab, kita tidak bisa memastikan kalau seseorang itu terinfeksi COVID-19 ataukah tidak, sekalipun hasil RDT menyatakan reaktif,” jelasnya.

Hendra secara blak-blakan menyatakan, kalau seluruh perawat di Klinik Medical Mandiri, tak satupun yang dinyatakan positif COVID-19. Sekalipun beberapa diantaranya, memang reaktif versi RDT.

“Masyarakat kami imbau jangan panik. Yang jelas, sampai detik ini belum ada satupun perawat di klinik Medical Mandiri yang positif terinfeksi COVID-19. Mohon jangan terlalu jauh menstigmatisasi sebelum ada keputusan hasil swab. Kasihan mereka yang akhirnya dikucilkan masyarakat,” tegas Hendra.

Ia bukannya memberikan pembelaan terhadap klinik milik rekan sejawatnya tersebut. Namun ini demi kemaslahatan bersama, kalau memang tidak satupun perawat disana yang positif terinfeksi COVID-19.

“Bagaimanapun juga, klinik tersebut sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam memberikan fasilitas pelayanan kesehatan,” tukas Hendra.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan