Satgas Lakukan Tracking 34 Warga yang Pernah Kontak dengan Pasien Positif Corona dari Ponorogo

oleh -13237 views
Juru Bicara Satgas COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto. (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN — Juru bicara satuan gugus tugas (satgas) percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, mengatakan, merujuk informasi dari tim tracking COVID-19 Pacitan, bahwa telah terjadi penambahan pasien positif corona atau covid conform dari warga Ponorogo, yang bekerja di salah satu Puskemas di Pacitan.

“Dengan penambahan satu pasien positif COVID-19 tersebut, tentu menambah sasaran yang dilakukan tracking oleh tim. Termasuk sasaran rapid test,” kata Rachmad, Ahad (12/4/2020).

Menurut rencana, lanjut dia, akan ada penambahan jumlah orang yang hendak di rapid test. Minggu kemarin, dilakukan pada 13 sasaran ditambah hasil tracking dari panambahan kontak dengan pasien baru positif corona yang sejumlah 21 orang.

Sehingga, Rachmad mengatakan secara total, pihaknya akan melakukan rapid test ke 34 sasaran.

Dia juga mengimbau agar masyarakat  yang berada di wilayah Puskesmas tersebut tidak takut, tetapi tetap waspada dengan menjaga kesehatan diri dan keluarganya.

“Sering melakukan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Dan tidak kalah pentingnya adalah wajib memakai masker untuk mencegah penularan COVID-19,”tukas Rachmad.

Selain itu, pria yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan ini juga mengimbau warga selalu jaga jarak dan tetap berada dirumah, untuk bekerja, belajar dan beribadah.

“Karena diam di rumah atau stay at home menjadi antipasi yang cukup handal untuk tidak terjadinya penularan COVID-19,” pesannya.

Tak hanya itu, merujuk Surat Edaran (SE) Bupati Pacitan, Rachmad juga mengharapkan partisipasi takmir masjid ikut menyiarkan tahapan pencegahan COVID-19 melalui pengeras suara masjid yang dilakukan sebelum sholat mahgrib ataupun sesudahnya.

Diharapkan langkah tersebut, bisa lebih efektif agar masyarakat selalu mengenakan masker ketika keluar rumah atau interaksi sosial.

“Karena hasil pengamatan kemarin saat kunjungan kerja Pak Bupati masih banyak dijumpai masyarakat yang tidak menggunakan masker. Disamping penggunaan masker juga dapat disampaikan cara pencegahan penularan corona yang lainnya,”pungkasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan