ODP di Pacitan Tambah 20 Menjadi 72

oleh -13916 views
Ilustrasi Corona

Pacitanku.com, PACITAN – Warga Kabupaten Pacitan yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 20 orang pada Senin (23/3/2020) sehingga menjadi 72 orang, dibanding sehari sebelumnya 52 orang.

Data tersebut merupakan informasi yang diperoleh Pacitanku.com dari laman resmi informasi COVID-19 Jawa Timur di http://infocovid19.jatimprov.go.id/.

Sedangkan warga Kabupaten Pacitan dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) hingga Senin hari ini, jumlahnya bertambah 1 sehingga total PDP hingga Senin (23/3/2020) menjadi 2 PDP. Namun demikian, orang positif COVID-19 hingga Senin (23/3/2020) di Pacitan dipastikan belum ada.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Pacitan, Trihariadi Hendra Purwaka saat ditemui di receptionis Sekretariat Kabupaten Pacitan, Senin (23/3/2020) mengatakan saat ini, sejak ditetapkannya status siaga COVID-19, para ODP masih melakukan karantina mandiri.

Data ODP-PDP COVID-19 per Senin (23/3/2020) di Jatim. (Sumber: http://infocovid19.jatimprov.go.id/ )

Mereka melakukan isolasi sendiri dirumah masing-masing. Untuk itu, hari ini gugus tugas bidang kesehatan akan berupaya menyediakan tempat khusus karantina bagi orang dalam pemantauan.

“Kemungkinan nanti akan disiapkan di wisma atlet. Hari ini akan kita bicarakan dengan gugus tugas lainnya. Yang pasti, Pemkab Pacitan akan menyediakan tempat karantina bagi orang dalam pemantauan,”kata Hendra.

Rencana pemakaian wisma atlet sebagai lokasi karantina tersebut akhirnya ditetapkan usai menggelar rapat koordinasi dengan gugus tugas bidang kesehatan, Senin (23/3/2020).

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan Heru Wiwoho Supadi Putro memastikan wisma atlet yang berlokasi di kawasan gedung olahraga (GOR) Lingkungan Jaten, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, sebagai lokasi karantina bagi ODP COVID-19.

Menurut Heru, selain menyediakan lokasi karantina bagi masyarakat berstatus ODP, juga menambah cakupan pelayanan di rumah sakit. Heru menegaskan, ruang Sokaa RSUD dr Darsono yang akan dijadikan tempat rawat inap bagi penanganan COVID-19.

“Kapasitasnya untuk 14 orang. Sedangkan yang menjalani rawat jalan, bisa memanfaatkan wisma atlet. Mulai hari ini sudah bisa dimanfaatkan,” kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten Pacitan ini pada pewarta.

Peta sebaran COVID-19 Jatim per Senin (23/3/2020). (Sumber: http://infocovid19.jatimprov.go.id/ )

Sementara itu, saat disinggung mengenai kemungkinan perpanjangan status siaga yang ditetapkan gugus tugas pekan kemarin, Heru menegaskan, masih akan dibahas lebih lanjut dengan gugus tugas lainnya.

Sebab sampai detik ini, Pemkab Pacitan juga masih menunggu satu pasien PDP yang saat ini masih dalam perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung.

“Kita tunggu dulu hasil pemeriksaan satu PDP asal Pacitan yang saat ini masih dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung. Setelah itu baru akan kita putuskan perpanjangan masa siaga ataukah dinaikkan menjadi darurat atau kejadian luar biasa (KLB),” tandasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan