KPU Pacitan Targetkan Angka Partisipasi Masyarakat di Pilbup 79,5 Persen

oleh -13287 views
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) dan Sumber Daya Masyarakat (SDM) KPU Pacitan, Iwit Widhi Santoso.

Pacitanku.com, PACITAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menargetkan tingkat partisipasi pemilih di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan 2020 nanti bisa menyamai target nasional, yakni sebesar 79,5 persen. Tentu dengan begitu, hasil Pilbup nantinya bakal semakin legitimate.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Pacitan, Iwit Widhi Santoso mengatakan, di Pilbup 2020 ini pihaknya berupaya agar tingkat partisipasi masyarakat bisa menyamai target nasional, yaitu 79,5 persen.

Untuk itulah, ia bersama seluruh perangkat yang ada terus getol melakukan sosialisasi ke masyarakat tanpa kecuali.

“Kita prioritaskan bagi pemilih-pemilih di pelosok desa, pemilih disabilitas atau berkebutuhan khusus serta pemilih pemula. Mereka yang selama ini terus kita garap dengan memberikan sosialisasi soal Pilbup,” ujar pria yang akrab disapa Wiwit ini melalui ponselnya, Ahad (8/3).

Wiwit juga menegaskan, setelah terbentuknya panitia pemilihan kecamatan (PPK), ia terus melakukan koordinasi bagaimana mereka bisa lebih intens lagi memberikan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah kerja masing-masing.

“Mereka juga punya visi untuk bisa memenuhi target partisipasi pemilih sama dengan nasional, yaitu 79, 5 persen. Hanya Kecamatan Tulakan, yang mematok 70 persen. Sebab meski jiwa pilihnya paling banyak dibandingkan kecamatan lain, namun tak sedikit pula mereka yang berada di perantauan. Karena itu, mereka hanya mentarget 70 persen,” jelas mantan wartawan sebuah media cetak terkemuka di Jatim ini.

Berangkat dari persoalan itulah, KPU, lanjut Wiwit, bersama seluruh perangkat yang ada bakal intensif lagi melakukan sosialisasi.

Begitupun dengan pemilih yang ada di perantauan, untuk bisa dihubungi serta diberikan sosialisasi adanya pesta demokrasi Pilbup 23 September mendatang.

“Kita juga aktifkan jejaring media sosial untuk menyampaikan informasi-informasi kepemiluan. Apalagi nanti setelah badan adhoc tingkat desa (panitia pemilihan desa), sudah terbentuk, diharapkan sosialisasi ke pelosok akan lebih masif lagi,”pungkasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Penyunting: Dwi Purnawan