Sugeng Nugroho: Waspada Banjir dan Longsor di Pacitan

oleh -13806 views

Pacitanku.com, PACITAN – Tokoh masyarakat Pacitan Sugeng Nugroho menghimbau masyarakat Pacitan untuk mewaspadai potensi bencana alam banjir dan tanah longsor menyusul meningkatnya curah hujan pada libur tahun baru 2020 pada Rabu (1/1/2020) di Pacitan.

“Tetaplah waspada dengan kemungkinan adanya potensi hujan yang akan menyebabkan banjir dan longsor, seperti rilis cuaca Jawa Timur,” kata Sugeng, Rabu (1/1/2020).

Sugeng juga menghimbau masyarakat yang ada di sekitar pegunungan, pemukiman dekat sungai dan dataran ketinggian serta daerah berpotensi banjir untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam  seperti banjir dan longsor.

“Pada peringatan dini cuaca Jawa Timur, ternyata masih berpotensi terjadi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat dan petir dan angin kencang.  Pesan saya kepada seluruh pengendara kendaraan, agar berhati-hati berkendaraan, karena jalanan licin dan menghindari jalan yang berpotensi banjir dan longsor,”imbuhnya.

Sugeng berharap semua stakeholder terkait  agar membantu memberikan informasi  dengan adanya curah hujan yang belum berhenti sampai saat ini.

“Saya dan teman – teman yang ada di Pacitan membagi tugas untuk terus siaga mengawasi sikon tanggul yang ada di wilayah kota,  bila mana sampai terjadi banjir dan longsor, secepatnya berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait, termasuk seluruh Pemkab dalam mengatasi dan mengantisipasi semua persoalan di saat Banjir dan longsor, “tambahnya.

Lebih lanjut, Sugeng mengatakan pihaknya teringat bencana alam di Pacitan yang terjadi pada 28 November 2017 yang lalu. Sehingga dia mengharapkan untuk selalu saling bantu dan saling bahu membahu dalam tanggap darurat bila  terjadi bencana banjir.

“Mari kita saling memberikan informasi dan diharapkan partisipasi warga untuk dapat memberikan laporan apapun juga tentang dampak bencana banjir kepada dinas terkait, mari kita berdoa, semoga rahmat hujan ini tetap akan menjadi berkah untuk kita semua,”pungkasnya.

Pewarta: Agus Hermawan