Tidak Hujan, Jembatan di Tegalombo ini Putus, 750 KK Terisolir

oleh
Warga masyarakat di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo dihebohkan dengan putusnya jembatan di Dusun Gamping. (IST)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Warga masyarakat di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo dihebohkan dengan putusnya jembatan penghubung antar dusun yang terletak di Dusun Gamping, Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo pada Kamis (16/5/2019) siang.

Akibat putusnya jembatan tersebut, akses 600 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Ngreco dan 150 KK Desa Kemuning Kecamatan Tegalombo terisolir.

Padahal, sebelumnya tidak ada kejadian hujan atau banjir di wilayah ini. Lalu apa penyebabnya?

Kepala Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Djaswadi saat dihubungi Pacitanku.com, Kamis (16/5/2019) mengatakan jembatan tersebut putus dikarenakan pondasinya terkikis saat banjir besar beberapa waktu lalu.

“Jembatan di Dusun Gamping ambruk dikarenakan pondasinya terkikis banjir besar kemarin, begitu air surut baru ketahuan kalau pondasi jembatan tergantung,”kata dia.

Lebih lanjut, Djaswadi mengatakan akibat putusnya jembatan tersebut mengakibatkan akses warga, utamanya di seberang sungai lumpuh total.

“Akses kesebrang jembatan lumpuh total, disana ada lembaga pendidikan, PAUD, Posyandu, untuk total warganya di seberang sungai yang terdampak ada 600 kk untuk warga Desa Ngreco dan Desa Kemuning Kecamatan Tegalombo 150 KK,”jelas dia.

“Warga yang di seberang lumpuh total, desa mau mengerjakan kegiatan pembangunan sudah tak bisa mengirim material,”pungkasnya. (RAPP002)